Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Legislator PAN di DPRD Kota Kediri Diprediksi Berkurang

22 April 2019, 10: 11: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

Perolehan Kursi Sementara

Perolehan Kursi Sementara

KEDIRI KOTA - Rekapitulasi hasil pemilihan umum (pemilu) oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK) dimulai sejak dua hari lalu. Meski begitu, komposisi perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri 2019-2024 sudah dapat diperkirakan. Prediksinya, kemungkinan besar berubah.

Hal ini berdasar estimasi perolehan suara sementara masing-masing partai politik (parpol). Dari perhitungan sementara internal sejumlah parpol, perolehan jatah kursi legislatif yang diraih DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kediri, tampaknya, bakal turun.

Partai berlambang matahari putih ini tak lagi mendominasi kursi parlemen. Bila dalam periode Pemilu 2014 silam PAN Kota mampu mendudukkan enam kadernya di kursi legislator, kali ini diprediksi berkurang. Diperkirakan, parpol ini hanya meraih lima kursi.

Itu dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Kota Kediri sebanyak satu kursi, Dapil Kecamatan Pesantren dua kursi, dan Dapil Mojoroto dua kursi. Dominasi DPD PAN Kota Tahu yang juga memenangkan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) tahun lalu ternyata tak banyak berpengaruh pada pemilu tahun ini.

Dalam perhitungan perolehan suara sementara tersebut, partai yang mengusung Wali Kota Terpilih Abdullah Abu Bakar itu memang belum bisa bernapas lega. Sebab hingga kemarin hasil perolehan sementara calon anggota legislatif (caleg)nya hanya berpotensi memasukkan lima kadernya.

Padahal, sebelumnya parpol ini menargetkan dapat meraih sembilan kursi dalam pemilihan legislatif (pileg). Itu dari perhitungan perolehan enam kursi yang diraih dalam Pileg 2014 yang akan ditambah dengan tiga kursi. Tambahan kursi tersebut setidaknya akan direbut dari tiga dapil, yakni masing-masing satu dari Dapil Kota, Mojoroto, dan Pesantren.

Namun, tampaknya, untuk mencapai perolehan suara yang ditargetkan sangatlah berat. “Kemungkinan tidak tercapai,” ujar Ketua DPD PAN Kota Kediri Abdul Bagi Bafaqih.

Dia mengungkapkan, sebelumnya memang tidak hanya menargetkan mempertahankan kursi PAN di DPRD Kota. Namun juga menginginkan jumlah kursinya bertambah pada Pemilu 2019 ini. Tak tanggung-tanggung dari perolehan dua kursi pada setiap dapil, PAN menargetkan menambah satu kursi lagi. Hanya saja, dari penghitungan perolehan sauara sementara kemarin, partai ini masih mendapat lima kursi dari tiga dapil.

Kondisi berbeda dialami DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kediri. Dari perhitungan sementara internal parpol, parpol ini mengalami peningkatan suara. Memang sebelumnya partai moncong putih tersebut optimistis meraup kursi tambahan.

Ketua DPC PDIP Kota Kediri Gus Sunoto menyatakan, sebelumnya menargetkan meraih delapan kursi pada Pemilu 2019. Target tersebut dua kali lipat dari kursi yang diperoleh pada 2014, yakni empat kursi.

Dari penghitungan perolehan suara sementara, hingga kemarin PDIP sudah melebihi jatah kursi dewan periode 2014 tersebut. “Sekarang sudah lima kursi hampir pasti,” kata Sunoto kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Dengan hasil tersebut maka perolehan PDIP sementara ini berhasil mengimbangi PAN, rival terberatnya yang periode pileg lima tahun lalu memperoleh kursi terbanyak.

Dengan hasil tersebut PDIP sangat berpotensi mendapat kursi lagi hingga target parpol pengusung Capres Jokowi-Ma’ruf Amin itu tercapai. Jika itu benar terjadi, maka PDIP akan kembali merebut kekuasaan di Kota Kediri yang selama ini didominasi PAN.

PDIP boleh optimistis menambah kursi. Pasalnya, hal itu berkorelasi dengan hasil perolehan suara pada pemilihan presiden (pilpres). Hasil perhitungan sudah dipastikan bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang juga diusung PDIP ini mendapat suara memuaskan. Nyaris 80 persen suara di Kota Kediri condong ke paslon nomor 01 tersebut.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kediri yang periode sebelumnya mendapat empat kursi di gedung parlemen juga belum bisa puas. Sebab kemarin diperkirakan masih baru mampu mendudukkan tiga calegnya yang hampir dipastikan lolos. Ketua DPC PKB Kota Kediri Abdul Muid Shohib belum bisa berkomentar akan perolehan suara ini.

Gus Muid– sapaan karibnya –juga masuk jajaran caleg yang kemungkinan besar lolos dari Dapil 1 Mojoroto.

Penurunan perolehan kursi sementara juga dirasakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kediri. Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Kediri Ayub Wahyu Hidayatulloh, penurunan perolehan kursi tersebut karena adanya pemangkasan kursi di Kecamatan Kota.

“Kami menyayangkan, sebenarnya suara PKS naik tapi kursi hilang satu. Ini pengaruh dari pengurangan kursi di Kecamatan Kota yang dipindah ke Kecamatan Mojoroto,” paparnya.

Ayub menyebut bahwa suara PKS merata di seluruh kelurahan. Meningkat dibanding Pileg 2014 lalu yang hanya mendapat 9.000 suara. “Sekarang insya Allah naik menjadi 13.000 suara,” imbuhnya.

Meski demikian, dia berterima kasih pada semua pihak yang terlibat pada pemilu tahun ini. Terutama kader PKS yang telah bekerja keras dalam mengawal proses perhitungan suara dari setiap tempat pemungutan suara (TPS) hingga tingkat kecamatan.

“Yang kami amankan bukan hanya DPRD Kota Kediri saja, namun juga suara pilpres, DPR RI, dan juga DPRD Provinsi Jatim,” pungkasnya.

Perolehan Kursi Sementara di DPRD Kota Kediri

Dapil Kecamatan Kota (9 Kursi)

Partai                     Jumlah

PDIP                     2 kursi

PKB                      1 kursi

P.GERINDRA      1 kursi

P.DEMOKRAT    1 kursi

P.NASDEM         1 kursi

PAN                     1 kursi

P.HANURA         1 kursi

P.GOLKAR         1 kursi

Kecamatan Mojoroto (12 Kursi)

PDIP                     2 kursi

PAN                      2 kursi

P.GERINDRA      2 kursi

PKB                      1 kursi

P.DEMOKRAT    1 kursi

P.NASDEM          1 kursi

P.GOLKAR          1 kursi

PKS                      1 kursi

P. HANURA        1 kursi

Kecamatan Pesantren (9 Kursi)

PAN                     2 kursi

PDIP                     1 kursi

PKB                      1 kursi

P.GERINDRA      1 kursi

P.DEMOKRAT    1 kursi

P.NASDEM         1 kursi

PKS                      1 kursi

PPP                       1 kursi

(Catatan: sumber data dari rekapitulasi sejumlah parpol dan hasil penghitungan masih sementara)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia