Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi
DOUBLE TRACK

Jalur Nganjuk-Babatan Bakal Tersambung

20 April 2019, 13: 37: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

double track

DIKEBUT: Sejumlah pekerja memperbaiki jalur double track setelah uji coba Maret lalu. Hingga April ini perbaikan di sejumlah titik masih terus dilakukan. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

  NGANJUK–Jalur ganda kereta api (KA) Jombang-Madiun bakal tersambung lagi. Setelah mengoperasikan segmen Baron-Nganjuk, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali melanjutkan penyambungan jalur dari Stasiun Nganjuk ke Babatan (Madiun). Targetnya, pada Lebaran nanti jalur tersebut sudah bisa dilewati.

          Pengawas Teknik Proyek Double Track Jomban-Madiun Kemenhub Sudarto mengatakan, pihaknya akan menyambungkan jalur ganda segmen Nganjuk-Babatan. Dengan demikian, double track yang tersambung nanti dimulai dari Baron-Babatan. “Kami akan operasikan dari Nganjuk ke Babatan,” ujar Sudarto kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Sesuai rencana awal, lanjut Sudarto, pengoperasian Nganjuk-Babatan akan dilakukan pada 25 April. Namun, jadwal tersebut bisa saja berubah. Pasalnya, pada Senin depan (22/3), pihaknya baru menggelar rapat. Setelah itu, Selasa (23/4) nanti, ada pemeriksaan dari kementerian. “Setelah itu baru kami bisa menentukan tanggalnya,” lanjutnya.

          Dengan tersambungnya jalur tersebut, Sudarto mengatakan, KA Lebaran sudah bisa melintas dari Baron ke Babatan. Kemudian, dari Madiun KA bisa meneruskan perjalanan melalui double track sampai ke Solo. “Lebaran sudah bisa dioperasikan,” terangnya.

          Meski demikian, menurut Sudarto kecepatan KA masih terbatas. Pasalnya, rekanan dan PT KAI akan terus melakukan perbaikan jalur ganda. Saat ini, rata-rata kecepatan KA di jalur baru sekitar 80 kilometer per jam. Padahal, normalnya KA bisa melaju lebih dari 100 kilometer per jam.

          Bagaimana dengan jalur ganda di wilayah Kertosono? Sudarto mengungkapkan, pada 9 April lalu, rekanan sudah melakukan pergeseran jembatan sungai Brantas di Kertosono. Terutama dari arah Surabaya. “Yang dari Kediri belum,” imbuhnya.

          Dengan progres tersebut, Sudarto mengungkapkan, jalur ganda di Kertosono belum bisa dioperasikan selama arus mudik Lebaran. Hanya saja, tahun ini, pihaknya menargetkan akan menyambungkan segmen Jombang-Baron. “Setelah itu selesai, Jombang-Madiun tersambung (double track),” tutur pria asli Nganjuk ini.

          Saat ini, fokusnya adalah mengerjakan pemasangan wesel (kontruksi rel bercabang di Stasiun Kertosono. Pasalnya, ada beberapa wesel yang masih menunggu pengadaan dari Tiongkok. “Untuk stasiun lain, wesel sudah terpasang. Tinggal Kertosono,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia