Rabu, 17 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Jokowi – Ma’rul Amin Unggul di Semua Kecamatan di Kediri

Parpol Belum Berani Bicara Kursi

20 April 2019, 13: 29: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

Suara Pilpres 2019 Kediri

Suara Pilpres 2019 (radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin benar-benar menguasai Kabupaten Kediri. Capres petahana tak hanya meraup 82 persen suara dari total pemilih 1.2 juta orang. Jokowi-Ma’ruf juga berjaya dengan menyapu bersih perolehan suara di semua kecamatan yang ada.

Hasil itu diperoleh dari desk pemilu Pemkab Kediri. Kemarin perhitungan suara yang masuk di desk pemilu sudah 100 persen. Dari data yang masuk paslon bernomor 01 itu memperoleh 816.691 suara. Sementara rival mereka, paslon Prabowo-Sandiaga Salahuddin Uno mendapatkan 175.552 suara.

Dari 26 kecamatan yang ada itu, lima di antaranya menyumbang lebih dari 40 ribu suara kepada Jokowi-Ma’ruf. Lima kecamatan itu adalah Pare, Wates, Kepung, Mojo, dan Gurah.

Keunggulan versi perhitungan Desk Pemilu tersebut dimaknai sebagai bentuk kepercayaan masyarakat oleh DPC PDI-P Kabupaten Kediri. “Semoga pilpres kali menjadi momentum untuk menuju pembangunan kerja nyata dari Bapak Jokowi-Ma’ruf Amin,” tutur Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Kediri Sulkani.

Sulkani menilai keunggulan tersebut, utamanya, karena ketokohan paslon yang diusung. Karekter Jokowi yang nasionalis dan merakyat dipadukan dengan Ma’ruf Amin dengan latar belakang tokoh agama.

Kombinasi nasionalis dan religius tersebut menjadi formula paling tepat mengakomodasikan karakter pemilih di Indonesia. Termasuk kareakter pemilih di Kabupaten Kediri.

“Figur Pak Jokowi itu terkenal dengan merakyat dan wong cilik. Sesuai dengan nafas partai juga. Hal itu pun sangat cocok diterapkan di sini,” paparnya.

Meskipun begitu, pihaknya juga menegaskan kalau soliditas parpol pengusung dan relawan di daerah juga memegang peranan penting. Yaitu dengan kebersamaan dan kekompakan segenap stake holder berkontribusi tersebut dalam hasil pilpres ini.

Sementara itu, pasangan Prabowo-Sandi juga mendapatkan suara terbanyaknya di Kecamatan Pare, Gurah, Ngadiluwih dan Ngasem. Hanya saja, jumlah suara yang diraup tersebut hanya berkisar di atas sembilan ribu suara saja.

Menariknya, ada satu TPS di Kandangan yang menempatkan pasangan Prabowo-Sandi menang telak. Hasil itu terjadi di TPS 08 Desa Kemiri, Kandangan. Di TPS itu Prabowo-Sandi menggaet 256 suara. Sementara pemilih Jokowi-Ma’ruf hanya satu orang. Hasil penghitungan dari formulir C-1 itu sempat beredar di dunia maya.

Namun, total, di Kandangan paslon 02 itu hanya mendapat 5.152 suara. Jauh di bawah rivalnya yang mendapatkan 25 ribu suara lebih.

Kubu Partai Gerindra sebagai pengusung paslon Prabowo-Sandi melalui Ketua DPC Partai Gerindra Arief Junaidi memilih untuk menunggu hasil resmi dari KPU. Meskipun begitu, ia mengaku tetap yakin dan optimistis akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Untuk diketahui, Desk Pemilu dibuat oleh Pemkab Kediri. Tujuannya untuk monitoring hasil perhitungan suara sementara. Hasilnya lebih difungsikan untuk internal di Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri. Sementara hasil akhir masih menunggu dari penghitungan real count KPU.

Lalu, bagaimana dengan perolehan suara untuk parpol-parpol yang berebut kursi di DPRD? Seperti halnya penghitungan suara pilpres, KPU belum bisa memberikan datanya. Sebab, sampai kemarin proses rekapitulasi suara masih berlangsung. Belum semua Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) yang menyetorkan ke KPUD Kabupaten Kediri.

“Sekarang baru ada tiga kecamatan yang menyetorkan hasil rekapitulasinya kepada kami,” aku Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Hamdan Arfarina, sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

Tiga kecamatan tersebut adalah Gampengrejo, Pare, dan Gurah. Pihak KPU berdalih banyaknya data dan dokumen yang direkap mulai dari tingkat TPS yang akhirnya memakan banyak waktu. Proses rekapitulasi di tingkat TPS sendiri rata-rata selesai pada Kamis dini hari.

“Bahkan ada pula beberapa yang harus menyelesaikan proses tersebut hingga siang hari (kemarin). Namun hanya sedikit yang seperti itu,” jelasnya.

Hamdan menambahkan, data yang telah di-entry tersebut nanti bisa dilihat di website KPU RI. Di sana akan dipaparkan secara rinci hasil perhitungan di setiap tingkatnya.

Bagaimana dengan parpol? Parpol-parpol besar memilih untuk menunggu hasil penghitungan KPU. Mereka masih enggan untuk menyebutkan progres perolehan suara untuk partai mereka saat ini.

“Belum..belum,” elak Sulkani ketika ditanya terkait perolehan suara PDIP saat ini.

Sementara, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Kediri Mundhofir mengatakan partainya masih melakukan penghitungan internal. “Berapa persisnya suara dan kursi yang kami peroleh belum bisa disebutkan saat ini. Masih dalam proses (penghitungan),” elaknya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia