Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Puluhan CJH Tidak Lunasi BPIH

Segera Buka Pelunasan Tahap II

17 April 2019, 14: 59: 08 WIB | editor : Adi Nugroho

Haji

NGANJUK – Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap pertama ditutup Senin lalu (15/4). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk mencatat ada sekitar 40 calon jamaah haji (CJH) yang tidak melakukan pelunasan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk Mohamad Afif Fauzi mengatakan, setelah ditutup kemarin sekitar pukul 15.00, jumlah CJH yang melunasi BPIH sebanyak  662 orang. Dengan begitu, dari 708 CJH yang masuk kuota, ada 46 orang yang tidak melunasi. “Jumlahnya sudah fix (yang tidak melunasi),” ujar Afif kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Dari 46 orang itu, lanjut Afif, dua CJH di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan yang lain, kemenag belum bisa memastikan alasannya. Yang jelas, mereka tidak bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Dari pengalaman tahun lalu, Afif mengatakan, CJH yang tidak melunasi biasanya karena tidak sanggup secara ekonomi. Karena itulah, ada kemungkinan mereka membatalkan keberangkatan atau menunda tahun berikutnya. “Bisa saja menunda dulu,” ungkapnya.

Kemungkinan kedua, menurut Afif, ada CJH yang pindah domisili. Jadi sebelum keluar kuota, mereka pindah dari Nganjuk ke daerah lain. “Sehingga sekarang tidak diketahui alamatnya,” terang mantan kepala KUA Kecamatan Loceret ini.

Setelah pelunasan tahap pertama, kemenag akan membuka tahap kedua pada 30 April-10 Mei. Afif menjelaskan, pelunasan tersebut diperuntukkan bagi CJH lansia dan penggabungan suami istri. Karena itulah, jumlah CJH Nganjuk nanti masih bisa bertambah.

Dia melanjutkan, pihaknya sudah mengusulkan jumlah CJH yang akan melunasi BPIH di tahap kedua. Yaitu, sebanyak 103 orang. Itu terdiri dari lansia dan penggabungan masing-masing 31 orang dan lansia dengan pendamping sebanyak 41 orang.

Meski demikian, Afif menegaskan, CJH yang berhak melunasi nanti jumlahnya bisa di bawah atau lebih dari 103 orang. Pasalnya, penentuan kuotanya berdasar nomor urutan porsi CJH se-Jawa Timur. “Nanti kanwil (kantor wilayah) yang menentukan (jumlah pelunasan tahap II, Red),” tandasnya.

Misalnya, setelah tahap pertama lalu, ada 5.000 orang yang tidak melunasi se-Jatim. Untuk memenuhi kekurangan tersebut, kanwil akan mengurutkan sesuai nomor porsi di 38 kabupaten/kota di Jatim.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia