Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Sama-sama Pede Menangkan Pilpres

17 April 2019, 14: 56: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

Pilpres

(Grafis : Nakula Agie Sada - radarkediri.id)

Share this          

Selain memperebutkan kursi legislatif, sejumlah parpol yang tergabung dalam koalisi juga berupaya menggaet suara di pemilihan presiden (pilpres) di Nganjuk. Baik tim kampanye kabupaten (TKK) Jokowi-Ma’ruf maupun badan pemenangan kabupaten (BPK) Prabowo-Sandi sama-sama percaya diri (pede) menargetkan kemenangan di atas 50 persen.

Ketua TKK Jokowi-Ma’ruf di Kabupaten Nganjuk Puji Santoso menargetkan kemenangan Pilpres sampai 70 persen.  Target tersebut mengacu pada perolehan suara Jokowi di Pilpres 2014 yang unggul sekitar 60 persen. “Pilpres sebelumnya sudah menang 60 persen. Jadi tahun ini, kami berani naikkan sampai 70 persen,” ujar Puji.

Target tinggi itu bukan tanpa pertimbangan. Puji mengatakan, hampir semua kecamatan di Nganjuk merupakan massa loyal Jokowi. Karena itulah, TKK optimistis pilihan masyarakat tersebut bisa mendulang suara di pilpres. “Semua kecamatan kami unggul,” lanjut pria yang juga Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk ini.

Selain basis massa yang kuat, TKK juga mewajibkan kepada setiap calon legislatif (caleg) yang berasal dari koalisi untuk mengampanyekan Jokowi-Ma’ruf. Dengan demikian, dukungan semakin kuat kepada pasangan capres nomor urut 01 itu.

Apalagi, dengan mengampanyekan Jokowi, Puji meyakini, akan berimbas pada perolehan suara caleg. “Pak Jokowi sangat populer. Jadi bisa mengerek suara caleg,” tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Untuk mengawal suara di pilpres, dia mengatakan, TKK sudah menyiapkan satu saksi di setiap TPS. Saksi tersebut bertugas mengamankan agar suara Jokowi-Ma’ruf sampai perhitungan selesai.

Sementara itu, optimisme juga diutarakan BPK Prabowo-Sandi. Ketua Divisi Hukum dan Advokasi BPK Ahmad Rofiq menargetkan bisa memenangan Prabowo-Sandi sekitar 60 persen. Meski, pihaknya menyadari Kabupaten Nganjuk identik dengan PDIP. “Kami masih yakin bisa menang,” tandasnya.

Rofiq mengungkapkan, BPK sudah menyiapkan strategi kemenangan. Selama masa kampanye, BPK dibantu relawan terus mengampanyekan Prabowo-Sandi sampai ke desa-desa. “Kita tahu hidup sekarang sedang sulit. Sembako dan listrik mahal. Prabowo-Sandi bisa menyelesaikan itu semua,” tutur politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Di TPS nanti, lanjut Rofiq, BPK juga menyiapkan saksi. Ada yang berjaga di dalam dan di luar. “Setiap partai koalisi diupayakan ada saksi di masing-masing TPS,” tegasnya.

Untuk diketahui, di Pilpres 2014, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla berhasil mendulang sebanyak 376.899 suara atau 61,84 persen. Sedangkan Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mendapat 232.506 suara atau 38,15 persen.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia