Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Hindari Genangan Air, Tertabrak Mobil

15 April 2019, 11: 49: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

kecelakaan adan-adan

DIAMANKAN : Petugas Unit Laka Satantas Polres Kediri memeriksa barang bukti mobil yang terlibat kecelakaan di Adan-Adan, Gurah, kemarin (14/4). (Habibah A Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN– Malang nasib Didik Aimutakim, 43, warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare. Gara-gara menghindari genangan air ketika berjalan kaki, ia tertabrak mobil yang dikemudi Prasetyo, 43, di Desa Adan-adan, Kecamatan Gurah. Akibatnya, Didik luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30, Minggu (14/4). Semula Didik jalan kaki dari arah Desa Gayam. “Orang itu (Didik) sedang jalan kaki sendiri,” ujar Anton, 34, penjual pentol, yang berada di lokasi kejadian.

Dari kejauhan, Didik berjalan di pinggir jalan sebelah kanan. Namun tiba di depan SPBU Adan-Adan, ia berusaha menghindari genangan air di pinggir jalan. Tanpa disadari, dari arah yang sama melaju mobil Daihatsu Xenia AG 1309 FC. “Karena mobil kencang akhirnya menabrak pejalan kaki,” terang Kanitlaka Satantas Polres Kediri Ipda Kevin Ibrahim.

Mobil yang dikendarai Prasetyo, warga Desa Sepawon, Plosoklaten sempat dikira hendak kabur. Namun, pengemudinya memutar balik mobilnya di depan kantor BNN Kabupaten Kediri. Saking kencangnya benturan, tubuh Didik terpental hingga membentur pohon pinggir jalan. “Habis tertabrak langsung tidak sadarkan diri,” imbuh Anton.

Bemper mobil pun mengalami kerusakan. Prasetyo langsung membawa Didik ke rumah sakit. Informasi Jawa Pos Radar Kediri, Didik dilarikan ke RSUD Gambiran. Dia pendarahan di bagian telinga dan memar di kepala. “Untuk proses selanjutnya, barang bukti mobil diamankan di Laka Lantas Polres Kediri,” terang Kevin.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia