Selasa, 17 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Kebut Perbaiki Jalan Nasional

Ditargetkan Selesai sebelum Lebaran

13 April 2019, 11: 41: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

Jalan

PERSIAPAN LEBARAN: Sejumlah pekerja memperbaiki kerusakan jalan nasional Surabaya-Solo di wilayah Kecamatan Kertosono. Proyek ditargetkan bisa tuntas sepuluh hari jelang lebaran. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK-Kerusakan jalan nasional Surabaya-Solo yang sering mencelakakan pengendara, mulai diperbaiki. Kemarin (11/4), sejumlah pekerja proyek melakukan pengaspalan di sejumlah titik jalan di Kecamatan Kertosono dan Baron.

          Pantauan koran ini, belasan pekerja bersama alat berat terlihat menambal jalan yang berlubang dan bergelombang. Sebelumnya, mereka sudah mengelupaskan aspal yang rusak. Lubang itu lantas ditambal dan dilapisi aspal baru sebelum dipadatkan.

          Total ada dua tim yang melakukan perbaikan jalan. Jika satu tim menggarap perbaikan, tim sisanya melakukan penyisiran. Begitu mendapati titik jalan yang rusak dan harus diperbaiki, mereka langsung melingkari lubang dengan cat. Titik inilah yang lantas jadi lokasi perbaikan selanjutnya.

Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas terpaksa ditutup di satu sisi. Akibat penutupan sisi jalan nasional itu, penumpukan kendaraan pun tak terelakkan. Nugroho, 31, warga Desa Kandangan, Baron menyebutkan, penumpukan kendaraan terutama terjadi saat malam hari. “Biasanya banyak bus dan kendaraan tronton yang lewat, jadi macet,” ujarnya.

Meski menimbulkan kemacetan, Nugroho tidak mempersoalkan hal tersebut. “Yang penting jalannya jadi mulus dan tidak ada yang kecelakaan karena jalannya bergelombang,” lanjutnya sembari berharap perbaikan jalan bisa segera tuntas.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Nasional Eli Sunarya menjelaskan, target perbaikan jalan di Kecamatan Baron dan Kertosono ditargetkan bisa selesai maksimal satu Minggu. “Minggu depan sudah harus sampai Sukomoro,” ungkapnya.

Lebih jauh Eli mengatakan, perbaikan jalan nasional itu untuk menghadapi lebaran nanti. “Kalau di Nganjuk kerusakan jalan hanya lima kilo meter saja,” bebernya.

Dengan kerusakan yang relatif sedikit itu, Eli optimistis perbaikan bisa tuntas sebelum lebaran. Sesuai rencana, perbaikan jalan akan dikerjakan hingga perlintasan rel kereta api (KA) di Kecamatan Wilangan.

Untuk Wilangan, pemerintah tidak hanya memuluskan jalan bergelombang. Melainkan juga melakukan pelebaran jalan di perlintasan KA Mintil, Desa Mancon, Wilangan. “Targetnya, sepuluh hari sebelum lebaran alat berat sudah tidak ada di tepi jalan,” terangnya.

          Dikatakan Eli, perbaikan jalan tidak dilakukan menyeluruh. Melainkan, hanya di sejumlah titik yang kerusakannya parah. Adapun titik yang masih mulus, tidak akan dilakukan peningkatan jalan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia