Minggu, 15 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Pohon ‘Berbunga Reklame’ Ditertibkan Satpol PP  

11 April 2019, 17: 30: 11 WIB | editor : Adi Nugroho

reklame liar

RUSAK LINGKUNGAN: Petugas Satpol PP saat mengamankan papan reklame yang terpasang di pohon. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Satpol PP kembali melakukan penertiban reklame kemarin siang. Kali ini penertiban difokuskan di ruas jalan yang melewati Kecamatan Ngasem – Pagu – Plemahan – Papar. Total ada 250 reklame yang disita petugas penegak Perda tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas, mayoritas reklame yang ditemukan tidak memiliki izin yang jelas. Selain itu, pihaknya juga mengamankan banyak reklame yang dipaku di pohon. Sebagian besar hal tersebut ditemukan di jalan raya Plemahan – Papar.

“Hampir di setiap pohon tersebut terpasang reklame yang dipaku begitu saja. Bahkan tidak hanya satu reklame saja. Sampai ada empat buah reklame yang terpasang,” ujar Kasi Opsdal Satpol PP Kabupaten Kediri Toni Subyanto kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Reklame yang ditertibkan oleh petugas pun terdiri dari berbagai macam jenis. Antara lain banner, spanduk, dan baliho. Reklame yang ada di sana pun dari berbagai macam jenis usaha.

Reklame jenis usaha yang paling banyak ditemukan oleh pihaknya adalah produk pertanian, insektisida dan gawai. Berbagai jenis reklame yang menyalahi aturan tersebut ditemukan pihaknya hampir di semua titik yang dilewati. Baik itu di sisi kiri maupun kanan jalan.

“Reklame produk pertanian jagung tersebut paling banyak kita temukan. Reklame tersebut dipaku di pohon hampir di setiap pohon yang ada di jalan raya Plemahan-Papar. Terutama yang di sekitar area persawahan,” paparnya.

Selain dipaku di pohon, tidak jarang pula reklame yang dipasang di tiang listrik. Pemasangan reklame pada fasilitas umum sendiri sudah jelas dilarang oleh pihaknya.

Menurutnya, sebagian besar pengiklan tidak mau ambil pusing atau repot-repot untuk memasang reklame tersebut sesuai dengan peraturan. Oleh karena itu, bersama 15 personel, Toni pun mencopoti seluruh reklame yang menyalahi aturan tersebut.

Total reklame yang diamankan oleh pihaknya tersebut berjumlah 250. Dengan rincian 227 banner dan sepuluh spanduk yang diamankan oleh petugas. Sedangkan tiga buah sisa reklame tersebut berjenis baliho. Ratusan reklame tersebut kini diamanakan di gudang Satpol PP. Ke depannya barang bukti tersebut akan dimusnahkan oleh petugas.

“Kami mengimbau kepada pemasang reklame agar mengurus izin pemasangannya terlebih dahulu. Serta pemasangannya pun jangan melarang peraturan seperti dipaku di pohon,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia