Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal
Pembunuhan Budi Hartanto

Petunjuk dari Sinyal Ponsel Terakhir, Ini Lokasi Budi Dieksekusi

08 April 2019, 14: 47: 14 WIB | editor : Adi Nugroho

pembunuhan budi hartanto

KORBAN: Kasus pembunuhan Budi Hartanto masih terus diselidiki kepolisian.

Share this          

KEDIRI KOTA – Polisi terus mendalami kasus pembunuhan Budi Hartanto, 28, yang jasadnya ditemukan tanpa kepala di bantaran Kali Temas Baru, Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4) pagi. Meski sudah mengantongi beberapa nama yang diduga terlibat, hingga kemarin, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka.

“Bukti dan fakta lapangan masih diperdalam untuk memperkuat dugaan,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera.

Dari belasan saksi yang sudah diperiksa di Kediri dan Blitar, titik terang dari kasus pembunuhan guru honorer SDN Banjarmlati II ini masih belum terlihat. Dari beberapa saksi yang diperiksa, kebanyakan teman dekat korban di Kediri. Selain keluarga, beberapa teman komunitas yang diikuti Budi pun dimintai keterangan.

Sedangkan beberapa saksi dari Blitar yang juga dimintai keterangan adalah warga yang kali pertama menemukan jenazah Budi. “Penyidik di lapangan masih berusaha semaksimal mungkin untuk mencari fakta dan bukti-bukti baru di lapangan,” tegasnya.

Barung menjelaskan bahwa penyidik di lapangan menduga kuat kejadian pembunuhan terjadi di daerah Kediri. Namun mayatnya dibuang di Blitar. Karena jika dilihat dari fakta penyelidikan terhadap beberapa saksi, Budi terakhir kali bertemu dengan empat orang temannya di sanggar tarinya di GOR Jayabaya, Kota Kediri pada Selasa (2/4) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kasus Mutilasi Kediri

Kasus Mutilasi Kediri

Budi pamit keluar mencari makan. Lalu, setelah itu sekitar pukul 00.00 WIB pada Rabu (3/4) dinihari, dia sudah tidak bisa dihubungi oleh teman-temannya. Ketika dilakukan pemeriksaan dengan alat dari kepolisian, handphone Budi masih menyala hingga sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu (3/4). Sinyalnya terlacak di sekitar wilayah Kabupaten Kediri. “Jika dilihat, satu jalur itu, menuju ke Blitar,” tegas Barung.

Kepolisian masih enggan menyebutkan nama dari para pelaku yang masih menjadi dugaan pembunuh pria asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri tersebut. Pasalnya, petugas juga tidak bisa terburu-buru menetapkan nama yang sudah mereka curigai tersebut sebagai tersangka.

Saat ini, kepolisian sedang melakukan penyelidikan di mana Budi dan pelaku bertemu sebelum terjadi pembunuhan. “Tempat di mana bertemu, di mana dibunuhnya, dan tempat di mana ia dimutilasi masih dalam proses penyelidikan,” papar Barung.

Selain tersangka, kemarin, proses pencarian kepala Budi juga masih dilakukan. Pasalnya, sudah lima hari sejak ditemukannya jenazah di dalam koper hitam, hingga kemarin sore kepolisian belum bisa menemukan kepala tersebut. Belum jelas, apakah kepala Budi disimpan atau dibuang.

Untuk diketahui, jenazah Budi ditemukan dalam keadaan terlipat tanpa kepala dalam koper pada Rabu (3/4) sekitar pukul 08.00 WIB. Mayat lelaki asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto itu diketahui pertama kali oleh warga yang mencari rumput di sekitar bantaran Kali Temas Baru, Karanggondang, Udanawu, Blitar.

Koper hitam tersebut ditemukan dalam keadaan terbuka sedikit resletingnya, sehingga membuat panik penemunya. Lalu, setelah pihak kepolisian datang, jenazah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Blitar untuk diotopsi. Ketika diketahui identitasnya dari sidik jari, keluarga korban langsung dihubungi.

Jenazah Budi dimakamkan pihak keluarganya di TPU Tamanan, dalam keadaan tidak berkepala pada Kamis (4/4) dinihari. Pihak keluarga hingga kini masih menunggu kabar dari pihak kepolisian untuk kelanjutan kasus pembunuhan anak laki-laki sulung mereka.

(rk/rq/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia