Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal

Kasus Mayat Tanpa Kepala: Persiksa Saksi, Polda Jatim Bentuk Tim

05 April 2019, 18: 33: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

Budi Hartanto dibunuh

DIBUNUH: Budi Hartanto semasa hidup.

Share this          

KEDIRI - Polisi masih terus mengulik kasus pembunuhan sadis yang menimpa Budi Hartanto, 28, warga Tamanan, Kota Kediri. Meskipun tubuh korban yang ditemukan di Sungai Termas Lama, Udanawu, Kabupaten Blitar itu sudah dikubur, polisi masih terus mencari potongan kepala yang hilang. Sayangnya, hingga kemarin petang belum ada informasi terkait penemuan bagian tubuh yang terpenggal itu.

Sementara itu, kasus yang menggegerkan warga Kediri dan Blitar tersebut saat ini sudah ditangani oleh Polda Jatim. Polda mengambil alih kasus tersebut karena alasan kemudahan koordinasi. Sebab kasus ini melibatkan dua yuridiksi hukum. Yaitu wilayah Polres Kediri Kota dan Polres Blitar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, Polda Jatim mengambil alih penyelidikan agar memudahkan koordinasi. Karena nantinya polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi di Kediri tempat korban semasa hidup. Juga melakukan penyelidikan di Blitar, tempat mayat korban ditemukan.

Saat ini polisi masih menggali informasi lebih dalam kepada orang dekat dan kenalan korban. Barung mengatakan dari sejumlah orang yang diperiksa itu belum mengetahui apakah nantinya salah satu dari saksi mengarah sebagai pelaku atau bukan.

Diberitakan sebelumnya, Budi Hartanto ditemukan mayatnya pada Rabu (3/4) pagi di sungai yang ada di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Penemu pertama mayat tersebut adalah warga sekitar yang bernama Imam.

mayat dalam koper

BARANG BUKTI: Koper yang menjadi tempat jenazah Budi saat ditemukan. (M Subchan for radarkediri.id)

Tubuh Budi Hartanto ditemukan dalam keadaan tidak memakai baju dengan tubuh terlipat di dalam koper hitam besar. Resleting koper itu sedikit terbuka. Selain itu, kepala Budi juga tidak ditemukan di dalam koper maupun di sekitar area saat ditemukan.

Tubuh tanpa kepala itu kemudian dibawa oleh polisi ke RSUD Mardi Waluyo Blitar. Polisi kemudian mendatangkan tim otopsi dari RS Bhayangkara Kediri.

Identitas tubuh tanpa kepala ini berhasil diketahui oleh petugas setelah melakukan pemeriksaan sidik jari. Pihak kepolisian dan pihak RS Mardi Waluyo juga melakukan beberapa tes kepada keluarga korban. Yaitu dengan mencocokan

deoxyribonucleic acid (DNA) korban dengan orang tua korban. Sampel DNA dari orang tua dan korban diperiksa di Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya.

Selain itu, yang memudahkan proses identifikasi korban adalah pengakuan pihak keluarga. Mereka meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Budi Hartanto dari tubuhnya.

Setelah yakin, jenazah itu dibawa ke rumah Duka di Kediri pada Rabu (3/4) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses pemakaman berlangsung Kamis sekitar pukul 00.30 WIB. 

(rk/baz/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia