Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal
Pembunuhan Budi Hartanto

Kasus Mayat Tanpa Kepala: Kepala Korban Belum Ketemu

05 April 2019, 18: 25: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

Budi Hartanto korban mutilasi

RAMAH: Budi Hartanto semasa hidup

Share this          

KEDIRI KOTA – Polisi masih terus mengulik kasus pembunuhan sadis yang menimpa Budi Hartanto, 28, warga Tamanan, Kota Kediri. Meskipun tubuh korban yang ditemukan di Sungai Termas Lama, Udanawu, Kabupaten Blitar itu sudah dikubur, polisi masih terus mencari potongan kepala yang hilang. Sayangnya, hingga kemarin petang belum ada informasi terkait penemuan bagian tubuh yang terpenggal itu.

“Saat ini (kemarin, Red) polisi masih terus mencari potongan tubuh itu,” aku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, saat dikonfirmasi kemarin.

Polisi, menurut Barung, menyisir sepanjang sungai mulai tempat ditemukannya mayat yang ada di dalam koper itu hingga ke Kediri. Sayangnya, pencarian itu masih belum membuahkan hasil.

Diberitakan sebelumnya, Budi Hartanto ditemukan mayatnya pada Rabu (3/4) pagi di sungai yang ada di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Penemu pertama mayat tersebut adalah warga sekitar yang bernama Imam.

Tubuh Budi Hartanto ditemukan dalam keadaan tidak memakai baju dengan tubuh terlipat di dalam koper hitam besar. Resleting koper itu sedikit terbuka. Selain itu, kepala Budi juga tidak ditemukan di dalam koper maupun di sekitar area saat ditemukan.

pembunuhan budi hartanto

DIMAKAMKAN: Warga mengantarkan jenazah korban ke pemakaman setempat. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Tubuh tanpa kepala itu kemudian dibawa oleh polisi ke RSUD Mardi Waluyo Blitar. Polisi kemudian mendatangkan tim otopsi dari RS Bhayangkara Kediri.

Identitas tubuh tanpa kepala ini berhasil diketahui oleh petugas setelah melakukan pemeriksaan sidik jari. Pihak kepolisian dan pihak RS Mardi Waluyo juga melakukan beberapa tes kepada keluarga korban. Yaitu dengan mencocokan

deoxyribonucleic acid (DNA) korban dengan orang tua korban. Sampel DNA dari orang tua dan korban diperiksa di Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya.

Selain itu, yang memudahkan proses identifikasi korban adalah pengakuan pihak keluarga. Mereka meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Budi Hartanto dari tubuhnya.

Setelah yakin, jenazah itu dibawa ke rumah Duka di Kediri pada Rabu (3/4) sekitar pukul 23.30 WIB. Proses pemakaman berlangsung Kamis sekitar pukul 00.30 WIB.  “Pihak keluarga meminta untuk segera dimakamkan maka jenazah pun diantarkan ke pihak keluarga,” papar Barung.

(rk/baz/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia