Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal
Info Pemilu 2019

Ratusan Ribu Lembar Surat Suara di Kediri Rusak

KPU Sudah Sortir Dua Kali

31 Maret 2019, 13: 39: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

surat suara rusak

DISORTIR: Surat suara di KPUD Kabupaten Kediri. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Proses sortir surat suara telah diselesaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri. Hasilnya, tercatat ada ratusan ribu lembar yang rusak. Itu dari kelima jenis surat suara yang ada. Tepatnya sebanyak 192 ribu yang tidak layak.

Data kerusakan surat suara tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andaruisworo. Ia menjelaskan, surat suara rusak tersebut dari kategori Pemilihan Presiden (Pilpres), DPR RI, DPD, DPRD Provinsi Jawa Timur, dan DPRD Kabupaten Kediri.

“Surat suara yang telah kami lakukan sortir dan terbukti ada kerusakan sekitar tiga persen. Itu dari jumlah total surat suara yang kami dapatkan,” ujar Sapta kepada Jawa Pos Radar Kediri melalui pesan singkat WA (WhatsApp) pada kemarin siang.

Sapta Andaruisworo kpu kabupaten kediri

Sapta Andaruisworo, Ketua KPU Kabupaten Kediri. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Lebih lanjut, dari kelima jenis surat suara tersebut, KPU kabupaten mendapat total surat suara sejumlah 6,25 juta lembar. Sehingga jika dilihat dari jumlah yang rusak, berkisar sekitar tiga persen yang tidak dapat digunakan dalam pelaksanaan pemilu.

Sapta mengaku, tidak hanya melakukan sortir surat suara dalam sekali jadi. Setidaknya KPU kabupaten telah melakukan proses sortir surat suara tersebut sebanyak dua kali.

Hanya saja, untuk pengecekan ulang tidak lantas pihaknya melakukan sortir terhadap surat suara yang ada. Proses sortir ulang diberlakukan untuk surat suara yang telah dikategorikan rusak.

KPU sendiri melakukan hal tersebut sebagai proses verifikasi surat suara rusak yang kemungkinan masih bisa dipakai lagi. Pasalnya, terkadang petugas langsung mengklasifikasikan surat suara tergolong rusak meskipun hanya kecil saja.

Padahal bila dilihat dari tingkat kerusakan, mungkin saja masih bisa dipergunakan dan tidak mengganggu pemilih nantinya. “Jumlah tersebut adalah hasil pasti setelah kita lakukan proses sortir ulang terhadap surat suara yang rusak,” ujar Komisoner KPU Kabupaten Kediri yang juga seorang dosen di perguruan tinggi di Kediri ini.

Lebih lanjut terhadap kerusakan surat suara tersebut, Sapta menyatakan, sudah diambil tindakan. Yaitu pihaknya telah melaporkan jumlah rekapitulasi tersebut ke KPU RI. Namun tidak secara langsung, melainkan melalui KPU Provinsi Jawa Timur.

Terkait penggantian surat suara yang rusak, Sapta menyebut, masih dilakukan proses dan ditindaklanjuti oleh KPU Provinsi Jawa Timur. “Belum ada jadwal penggantiannya secara pasti kapan. Yang pasti kita juga menunggu hal tersebut,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kondisi kerusakan surat suara itu bervariasi. Mulai rusak hanya bercak tinta hingga cetakan kabur. Namun pada dasarnya, kondisi dianggap rusak bila selama kondisi surat suara tidak seperti yang seharusnya.

Proses sortir sendiri dilakukan oleh tenaga tambahan yang dikontrak oleh KPU Kabupaten Kediri. Jumlah tenaga kontrak itu sendiri mencapai ratusan ribu orang. Sementara proses sortir tersebut dilakukan di gudang KPU Kabupaten Kediri yang ada di Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia