Kamis, 14 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Sore Pohon Tumbang, Malam Banyakan Banjir

24 Maret 2019, 10: 37: 05 WIB | editor : Adi Nugroho

banjir banyakan

MELUAP: Banjir juga mengganggu arus lalu lintas di jalur Kediri-Nganjuk. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Hujan deras yang dipadu angin kencang berimbas pada bencana banjir di wilayah Kecamatan Banyakan tadi malam. Setidaknya, empat desa terendam banjir yang mulai menggenang pukul 19.00 WIB.

Selain empat desa yang tergenang air hingga lutut, jalan yang menghubungkan Kediri –Nganjuk juga terpengaruh. Jalanan itu tergenang air hingga setinggi mata kaki. Membuat arus lalu lintas tersendat. Beberapa pengendara motor bahkan harus mendorong kendaraannya karena mogok.

Selain banjir di malam hari, angin kencang juga sempat menumbangkan satu pohon di Banyakan. “Sore tadi (kemarin, Red) pohon ambruk. Sekarang (tadi malam, Red) banjir,” kata Kholil, warga Dusun Mergosono, Desa/Kecamatan Banyakan.

banjir kediri

BANJIR LAGI: Misto, warga Desa Maron, berjalan di banjir yang menerjang desanya tadi malam. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Empat desa yang tergenang air itu adalah Desa Selotopeng, Tiron, Banyakan, dan Maron. Air berasal dari luapan Sungai Bendo Mongal.

Kholil menyatakan bahwa banjir tersebut terjadi mulai sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu pula, keadaan cuaca masih sedang hujan gerimis. Ia menambahkan bahwa banjir tersebut mulai menggenangi sekitar Jalan Raya Kediri Nganjuk mulai dari Desa Banyakan, Maron, Tiron, dan Selotopeng. Ia juga menjelaskan bahwa banjir yang diperkirakan mencapai 30cm itu membuat dua mobil besar mengalami mogok.

Daerah yang terdampak banjir paling parah adalah Desa Maron, Banyakan. “Rumah saya kemasukan air hingga sampai ke perut,” ujar Misto, 48, seorang warga.

Kapolsek Banyakan AKP Priyono menyebutkan bahwa banjir tersebut membuat keadaan lalu lintas terganggu. “Dari Polsek Banyakan sudah mengerahkan anggota untuk membantu arus lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Babinsa Banyakan Sertu Sugeng Prayitno menjelaskan bahwa aliran banjir dari Sungai Bendo Mongal ini akan terus mengalir dari arah Banyakan, hingga Desa Bakalan Grogol. “Arus air dari Jalan Raya Kediri Nganjuk, menuju ke utara mungkin akan sampai Desa Bakalan, Kecamatan Grogol,” imbuhnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia