Sabtu, 20 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Pamit BAB, Tewas Tersangkut di Batu Sungai Konto

23 Maret 2019, 15: 15: 12 WIB | editor : Adi Nugroho

hanyut di sungai tewas

LOKASI PENEMUAN: Petugas menunjukkan lokasi penemuan jasad Surono. (HUMAS POLSEK KEPUNG for radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN – Warga Dusun Wangkalan, Desa Besowo, Kecamatan Kepung geger. Setelah warga setempat menemukan jasad pria tersangkut di aliran bebatuan Sungai Konto.

Ternyata, jasad pria itu adalah Surono, 32, warga Dusun Waru, Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung. Pria yang juga kuli batu ini diketahui terjatuh di Dusun Sekuning, Desa Besowo yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi penemuan.

Penemuan ini bermula saat Rudi Hartono, 30, warga Dusun Wangkalan sedang berdiri di tepi sungai Konto, Jumat pagi (22/3) sekitar pukul 09.00 WIB. “Ketika di tepi sungai, melihat sesuatu yang mengapung di bebatuan tepi sungai,” jelas Kapolsek Kepung Sunarko.

Karena mengira yang mengapung di sungai tersebut adalah biawak, Rudi lantaran menghampiri dan mengecek benda yang mengapung tersebut. Betapa terkejutnya dia, ternyata yang dilihatnya adalah sosok mayat yang tidak lain tetangganya. “Setelah menepikan jenazah, saksi yang menemukan langsung mencari teman Surono yang mengambil batu,” imbuhnya.

Ternyata, sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal, Beni Saputro, 23, bersama dengan Surono berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB. Menggunakan truk, mereka pergi ke sungai untuk mengambil batu. Sekitar pukul 09.00, keduanya selesai mengangkat batu dan pasir.

Namun, sebelum meninggalkan tempat, Surono meminta izin kepada Beni, untuk BAB di pinggir sungai. Namun setelah 30 menit berlalu, Surono tidak kunjung kembali. “Beni baru tahu setelah diberi tahu oleh Rudi,” tutur Sunarko.

Sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian, jenazah Surono terlebih dahulu dipulangkan. Setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek Kepung langsung ke rumah pria yang bekerja sebagai kuli batu untuk dilakukan visum. Setelah dilakukan visum bagian luar terdapat luka di bagian kepala, yang diduga akibat benturan.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan Jawa Pos Radar Kediri, sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal, Surono memang memiliki riwayat penyakit darah rendah, dan memang sering pingsan.

Diduga ketika  BAB, Surono pingsan dan terseret aliran sungai kemudian tersangkut di bebatuan. “Karena keluarga sudah mengikhlaskan, tidak dilakukan otopsi lebih lanjut,” terang Sunarko.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia