Kamis, 19 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Terapkan Jalur Satu Arah di Jl Yos Sudarso

Hanya Berlaku di Hari Minggu dan Libur Nasional

23 Maret 2019, 10: 36: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

Rambu

RAMBU BARU: Dishub mengurai kepadatan lalu lintas dengan menerapkan jalur satu arah di Jl Yos Sudarso. Peraturan baru itu berlaku mulai Minggu (24/3) besok. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Dinas Perhubungan Nganjuk menerapkan rekayasa lalu lintas di Jl Yos Sudarso, Kota Nganjuk. Yaitu, dengan memberlakukan jalur satu arah di hari libur. Hal tersebut diterapkan menyusul kepadatan yang terjadi di salah satu jalan protokol Kota Angin itu.

          Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Nganjuk Samsul Huda mengatakan, jalur satu arah akan diterapkan di Jl Yos Sudarso. Tepatnya dari arah timur pertigaan Jl Diponegoro sampai perempatan Jl A Yani. “Kami buat setengah dari panjang ruas jalan (Yos Sudarso),” kata Samsul kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Sebagai tanda, Dishub Nganjuk sudah memasang rambu-rambu di dekat persimpangan antara Jl Yos Sudarso dengan Jl Diponegoro pada Kamis lalu (21/3). Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, kendaraan roda empat (R4) dari arah timur dilarang melintas di jalan tersebut mulai pukul 06.00 – 21.00. “Berlaku untuk R4. Sepeda motor masih boleh melintas,” lanjutnya.

          Samsul mengungkapkan, kebijakan sistem satu arah bagi R4 itu hanya diterapkan setiap hari Minggu dan libur nasional. Pasalnya, berdasar evaluasi forum lalu lintas Kabupaten Nganjuk, Jl Yos Sudarso sudah masuk kategori jenuh atau tingkat pelayanan C. “Kami sudah membahasnya tiga kali,” terang mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ngetos ini.

          Kategori tersebut, menurut Samsul, menunjukkan arus lalu lintas stabil, tetapi kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan. Karena itulah, jumlah pengemudi harus dibatasi.

          Selama ini, beber Samsul, ruas Jl Yos Sudarso memang terkenal padat saat hari libur. Pasalnya, di sepanjang jalan tersebut merupakan pusat perbelanjaan. Mulai dari toko swalayan, pakaian sampai makanan. Selain itu, ada Gedung Wanita yang biasanya digunakan berbagai acara di akhir pekan.

          Lebih jauh dia menegaskan, penerapan sistem jalur satu arah itu mulai diuji coba  pada Minggu besok. Karena itulah, dibantu Satlantas Polres Nganjuk, pihaknya akan berjaga di persimpangan. “Sekaligus sosialisasi ke masyarakat. Kami evaluasi sampai dua minggu ke depan,” tandasnya.

          Selain ruas Jl Yos Sudarso, Samsul mengungkapkan, Jl AR Saleh juga mulai dievaluasi kepadatannya. Salah satu pemicunya adalah parkir kendaraan di depan praktik dokter dan warung makan ayam geprek. “Kalau malam, jalanan lebih padat,” imbuh Samsul.

          Saat ini, pihaknya masih mengevaluasi terus peningkatan arus lalu lintas di sana. Karena itulah, dimungkinkan dishub akan menerapkan jalur satu arah. Mulai dari selatan sampai persimpangan Jl AR Saleh dengan Jl Jaksa Agung Suprapto.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia