Minggu, 22 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Duta Baca Indonesia Najwa Shihab Bagikan Tips di Kediri

Tumbuhkan Minat Baca sejak Dini

23 Maret 2019, 09: 53: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

najwa shihab

DUTA BACA NASIONAL: Najwa Shihab berbincang dengan Wabup Masykuri saat hadir di talk show yang digelar di Gedung E Kampus Universitas Islam Kadiri, siang (23/2). (Yayan - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Sebagai Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab terus mendorong masyarakat untuk semakin gemar membaca. Termasuk menumbuhkan anak untuk memiliki sikap tersebut.

Untuk itu, pada talk show yang dilaksanakan di Universitas Islam Kadiri (Uniska) kemarin, wanita yang karib disapa Nana ini pun membagikan tips untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Menurutnya, membaca merupakan kebudayaan yang bisa dibilang susah-susah gampang untuk dilakukan. Namun bagi Nana, membaca itu sebuah keharusan yang wajib ditanamkan sejak dini. “Saya merasa sekarang kita agak manja. Berpikir bahwa mencerdaskan bangsa itu adalah tugas negara. Seringkali kita tidak merasa ikut bertanggung jawab untuk mencetak generasi cinta ilmu,” ujarnya.

Banyak orang menilai bahwa mencerdaskan bangsa adalah tugas kepala dinas, atau tugas bupati, tugas guru dan tugas sekolah. Namun ternyata tidak, menurut presenter 41 tahun itu, sesungguhnya peran keluargalah yang sangat penting. “Memang uang penting dan dengan uang kita bisa membeli banyak buku, dengan uang kita bisa memastikan agar bahan bacaan bisa sampai ke pelosok,” ujarnya.

Tetapi dia menyebut bahwa saat ini tantangannya bukan hanya sekedar akses terhadap bahan bacaan. Bahkan tak jarang buku yang sudah ada di depan kita pun tak ada minat untuk membacanya.

“Jadi bukan hanya persoalan mendekatkan buku ke orang. Bukan hanya persoalan mendekatkan perpustakaan ke tengah masyarakat. Akses saja percuma. Kalau minat dan kecintaan membaca itu tidak di dorong sejak dini,” paparnya.

Dan selama ini yang bisa melakukan itu, bisa menjadi contoh sekaligus mendorong itu adalah pemerintah atau guru. Tetapi itu tidak ada artinya kalau kemampuan itu tidak didorong dari keluarga.

Dalam talk show yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kediri berlangsung kemarin siang (22/3). Dihadiri Wakil Bupati Kediri Masykuri, Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kediri Mochamad Saleh Udin.

Dalam kesempatan tersebut Saleh Udin menyinggung bahwa di Kabupaten Kediri sudah ada perpustakaan daerah yang ada di Kecamatan Pare. Itulah fasilitas yang sebenarnya bisa dimanfaatkan masyarakat. Dan selama ini pihak pemerintah juga terus mendorong agar setiap sekolah bisa bergiliran di ajak ke sana. Termasuk masyarakat juga didorong agar memanfaatkan fasilitas taman baca yang banyak didirikan di desa-desa.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia