Minggu, 22 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Peras Kepala SMP Ringinrejo, Oknum Wartawan Dijerat Pasal Berlapis

23 Maret 2019, 07: 59: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

sidang oknum wartawan

TERIMA DAKWAAN: Cassandi keluar ruang Cakra setelah mendengar dakwaan JPU di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Cassandi, 28, oknum wartawan Harian Pagi Pojok Kiri, harus menghadapi dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Kemarin (21/3), pria asal Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem ini menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri.

Dia dakwa melakukan pemerasan pada Heri Susanto, 48, kepala SMP Negeri 1 Ringinrejo. JPU David Darwis Abar yang diwakili Wahyuning Dyah Widyastuti membacakan dakwaan. Cassandi dijerat dengan pasal berlapis, pengancaman, pemerasan, dan penipuan.

“Terdakwa diancam dengan pasal 368 ayat (1) KUHP, pasal 369 ayat (1) KUHP, dan pasal 378 KUHP,” terang Dyah Widyastuti dalam persidangan di ruang Cakra, PN Kabupaten Kediri.

Dalam dakwaan JPU terkuak, kejadiannya berawal pada 26 Desember 2018. Kala itu, Cassandi yang mengaku wartawan mengirim pesan via WhatsApp (WA) pada Heri. Di pesan itu terdapat informasi kasus asusila yang diduga adalah siswa SMPN 1 Ringinrejo.

Khawatir dengan kesehatan psikologis anak, Heri meminta agar info itu tidak diberitakan. “Karenanya terdakwa meminta uang tutup mulut jika tidak mau dimuat,” kata Dyah.

Apalagi, terdakwa menyebut informasi ini telah diketahui oleh lima media lain. Tidak hanya media Cassandi. Makanya, dia meminta uang tutup mulut sebesar Rp 3 juta. Hendri kemudian meminta Cassandi datang kembali ke sekolah pada 29 Desember 2018.

Tepat di hari yang dijanjikan, Cassandi benar datang. Namun saat berada di halaman sekolah, dia diamankan petugas kepolisian. Rupanya, Heri telah terlebih dahulu melaporkan oknum wartawan itu. Dari tangan terdakwa, diamankan uang Rp 3 juta beserta kuitansi. Polisi juga mengamankan satu gawai merek Sony.

Setelah JPU membacakan dakwaan, Hakim Ketua Agus Tjahjo Mahendra mempersilakan Cassandi berkonsultasi dengan Pujihandi, Penasihat Hukum (PH)-nya. “Saya menerima dakwaan,” jawab Cassandi.

Sidang pada sekitar pukul 13.30 siang itu kemudian ditunda. Selanjutnya akan digelar kembali pada Selasa (26/3) dengan agenda pemeriksaan saksi. Setelah persidangan berakhir, Cassandi digelandang keluar ruang sidang oleh petugas kejaksaan ke sel tahanan sementara PN.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia