Jumat, 23 Aug 2019
radarkediri
icon featured
Features

SMK Al Huda Kota Kediri Ikuti Program Rebranding Revitalisasi SMK

23 Maret 2019, 07: 31: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

smk al huda kota kediri

CITRA POSITIF: Kunjungan PT Samsung Indonesia ke SMK Al Huda Kota Kediri melalui GM Bidang Corporate dan Humas beberapa waktu lalu. SMK Al Huda jadi salah satu SMK yang ikut program rebranding revitalisasi SMK. (SMK Al HUDA KEDIRI for radarkediri.id)

Share this          

Menjadi bagian dari 85 SMK terpilih di antara ratusan SMK se Indonesia bukan prestasi sembarangan. Dan itu baru ditorehkan SMK Al Huda Kota Kediri. Menjadi bagian dalam program rebranding revitalisasi SMK yang digelar Direktorat Pembinaan SMK.

BAGUS ROMADHON

Sekolah menengah kejuruan (SMK) sudah banyak menjadi pilihan utama bagi masyarakat. Di banyak daerah, termasuk Kota Kediri, sudah berdiri SMK-SMK berkualitas. Ironisnya, masih ada saja pandangan minor sebagian masyarakat. Yang menilai rendah kualitas sekolah keahlian ini.

Itu juga yang dirasakan oleh pemerintah. Mereka pun berupaya untuk menciptakan citra baru bagi sekolah kejuruan. Menghapus pandangan negatif masyarakat. Salah satunya dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 / 2016 tentang revitalisasi SMK. Yang kemudian menelurkan program re-branding revitalisasi SMK.

“Pada dasarnya program ini dapat menghilangkan stigma masyarakat terhadap SMK. Pandangan mereka menjadi semakin baik dan positif,” kata M. Rahadian Fatawi, kepala SMK Al Huda Kota Kediri.

Program ini menjadikan SMK yang terpilih menjadi ‘humas’-nya Direktorat Pembinaan SMK. Yang memberikan informasi sejelas-jelasnya ke masyarakat.

Namun, tidak semua SMK mendapat kesempatan mengikuti program yang baru pertama kali digelar itu. Hanya dipilih 85 SMK dari seluruh tanah air. Salah satu sekolah yang terpilih adalah SMK Al Huda Kota Kediri. “Padahal yang ikut seleksi sebanyak 665 SMK,” terang kepala sekolah yang karib disapa Dian ini.

Terpilihnya SMK Al Huda tak lepas dari solidnya tim teknologi dan informasi (TI) SMK swasta favorit di Kota Kediri ini. Berawal dari informasi yang diterima oleh Dian  tentang program re-branding dari pesan singkat. Ia pun mengutus tim untuk mem-branding SMK Al Huda Kota Kediri melalui media online. Baik itu di Instagram, Twitter, Facebook, hingga website sekolah.

Selain membranding melalui media online milik sekolah, tim TI SMK Al Huda Kota Kediri juga mem-branding lewat media online milik Direktorat Pembinaan SMK. Proses seleksinya pun tak terlalu lama. Sekitar 1 minggu.

Setelah terpilih, SMK Al Huda diwajibkan mengikuti workshop yang diadakan oleh Direktorat Pembinaan SMK. Tujuannya menyatukan visi tentang apa yang dimaksud dengan program rebranding revitalisasi SMK. Selain itu juga memberikan bekal untuk tim TI sekolah membuat informasi yang lebih baik.

Workshop-nya diadakan di Pulau Dewata, Bali. Tepatnya di  Hotel Novotel, area bandara I gusti Ngurah Rai 14-16 Maret. Di sana Dian bersama salah seorang tim IT SMK Al Huda, Arief Setyawan, mendapat beragam ilmu. “Semua terkait bagaimana membuat informasi yang menarik. Dari membuat angle berita hingga cara memotret yang baik,” jelas pria yang tahun lalu menjadi kepala sekolah paling inovatif  dalam Mitra Radar Kediri Award  tersebut.  

Ada cerita saat Dian mengikuti workshop tersebut. Yaitu ketika bertemu berbagai perwakilan SMK-SMK peserta program re-branding revitalisasi. Dian sempat ditanya asal sekolah. Namun, bertanyanya adalah ‘Bapak dari SMK negeri mana’? Kontan, Dian menjawab dari SMK ‘Negeri’ Al Huda Kediri. Jawaban yang membuat si penanya jadi mengernyitkan dahi. Kemudian disambung tawa keduanya.

Menurut Dian pertanyaan seperti itu tidak sekali itu saja ditanyakan kepadanya. Karena itu Dian menyayangkan masih ada yang menanyakan hal tersebut. Sebab, menurutnya, sekolah berkualitas tidak bisa dilihat dari status negeri atau tidak.

“Jika sudah terakriditasi A, berarti ya sudah sama,” tambahnya.

Terlebih untuk program rebranding revitalisasi ini, lebih banyak SMK swasta yang ‘berkualitas’. Yang menyisihkan ratusan SMK se-Indonesia.

Program re-branding ini pun secepatnya akan dimulai. Dian berharap dengan rebranding revitaliasi akan membuat nama SMK semakin baik. Tidak hanya SMK Al Huda, juga SMK secara umum. Lebih dari itu ia juga berharap dengan program ini menjadi pintu masuk SMK Al Huda Kota Kediri dalam program revitilasi SMK. “Nanti dari program ini juga dapat dilihat sejauh mana program revitalisasi SMK berhasil,” tambah sosok yang ramah ini.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia