Senin, 22 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Motor Diganjar 11 Bulan

20 Maret 2019, 18: 43: 06 WIB | editor : Adi Nugroho

curi motor

MASIH PIKIR-PIKIR: Riawan dibawa petugas kepolisian keluar ruang sidang setelah mendengar vonis kasus pencuriannya di Pengadilan Negeri  Kabupaten Kediri, kemarin. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA – Riawan, 44, terdakwa kasus pencurian asal Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Blitar divonis 11 bulan, kemarin. Dia terbukti melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Putusan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) selama satu tahun dua bulan.

          Meski begitu, Riawan tak langsung menerima vonis tersebut. Di akhir sidang, ia menyatakan masih pikir-pikir menanggapi putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri ini.

“Sidang selesai dan terdakwa dipersilakan kembali ke ruang tahanan sementara,” ujar Hakim Ketua Wiryatmo Lukito Totok.

Untuk diketahui, Riawan diamankan Polsek Gurah pada Sabtu, 1 Desember 2018 malam saat berada di jalan Desa/Kecamatan Plosoklaten. Itu setelah ia dilaporkan membawa kabur uang dan BPKB milik Supini, 48, warga Desa Besuk, Kecamatan Gurah.

Awalnya, Riawan ke rumah Supini, Minggu (25/11/2018). Keduanya adalah sepasang kekasih. Di rumah itu, keduanya tidur bersama. Ketika Riawan bangun sementara Supini masih tidur, sejumlah barang berharga diambilnya.

Yakni uang Rp 700 ribu di bawah kasur. Lalu, BPKB motor Honda Supra AG 4379 HO dalam lemari. “Selain uang dan BPKB, terdakwa juga mengambil sepeda motor korban,” ujar Wiryatmo saat membacakan putusan.

Dalam sidang sebelumnya, Riawan mengaku, mengambil uang dan motor untuk membayar utang. Kerugian akibat pencurian ini diperkirakan Rp 4,5 juta.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia