Minggu, 22 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Sengaja Matikan Daya Listrik untuk Simulasi UNBK

20 Maret 2019, 18: 39: 17 WIB | editor : Adi Nugroho

unbk kediri

UJI COBA: Siswa SMPN 2 Pare saat melakukan simulasi UNBK. Kegiatan ini untuk melatih siswa saat ada gangguan selama ujian berlangsung. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Gangguan tidak terduga bisa terjadi saat pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Menyadari hal itu, pihak SMPN 2 Pare pun melakukan simulasi jika terjadi gangguan nantinya. Salah satunya adalah gangguan terhadap jaringan listrik.

Simulasi gangguan itu sendiri dilakukan pihak sekolah dengan memadamkan aliran listrik di sana. Tentunya tanpa sepengetahuan para murid kelas 9 yang sedang melaksanakan gladi UNBK. Hal itu dilakukan agar nantinya murid di sana tidak kaget atau bingung jika nantinya terjadi hal serupa.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa murid memang sempat bingung saat simulasi itu dilakukan. Mereka mengira kejadian tersebut adalah nyata sedang terjadi. Berondongan pertanyaan pun dilontarkan kepada panitia di sana.

“Sebagian besar bertanya bagaimana soal yang telah mereka kerjakan, hilang atau tidak. Tetapi setelah kita edukasi, mereka paham dan tidak bingung lagi,” ujar Proktor Utama SMPN 2 Pare Arief Budhi Hartono kepada Jawa Pos Radar Kediri saat ditemui kemarin siang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada saat terjadi pemadaman atau semacamnya, hasil pengerjaan soal ujian tidak akan hilang. Semuanya sudah otomatis tersimpan. Sehingga peserta tidak perlu khawatir harus mengulang lagi dari awal.

Para murid bisa langsung melanjutkan mengerjakan soal yang ada. Mereka hanya tinggal log in kembali. Lalu bisa mulai mengerjakan soal ujian yang ada. Tak hanya itu, waktu pengerjaan ujian itu pun tidak hangus saat terjadi gangguan tersebut.

“Mengetahui hal tersebut murid pun menjadi tidak bingung lagi. Itu cara kami untuk mengedukasi dan memotivasi murid. Harapannya dengan begitu mental mereka tak langsung jatuh jika terjadi gangguan,” paparnya.

Sementara itu, pelaksanaan gladi UNBK tingkat SMP kemarin merupakan yang terakhir. Gladi UNBK sendiri hanya dilaksanakan selama dua hari saja. Maksimal siswa SMP melaksanakannya dalam tiga sesi ujian.

Pelaksanaan gladi sendiri dinilai Wakil Kepala Kurikulum SMPN 2 Pare Tri Utami dapat berjalan relatif lancar. Para murid pun mayoritas sudah paham dengan skema pelaksanaan UNBK. Sehingga tidak ada kendala berarti yang dikeluhkan murid di sana.

“Rangkaian gladi dan simulasi ujian ini sudah yang ketiga kalinya kita lakukan. Sehingga para murid pun sudah tidak kaget lagi dengan pelaksanaannya,” ungkapnya kepada koran ini.

Untuk diketahui, hanya ada dua mata pelajaran yang diujikan pada saat pelaksanaan gladi kemarin. Pada hari pertama, Senin (18/3) murid disuguhi mata pelajaran bahasa Inggris. Sedangkan pada hari kedua kemarin merupakan giliran ujian matematika.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia