Minggu, 22 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Gempa di Kediri, BMKG Imbau Tak Panik

20 Maret 2019, 17: 18: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

gempa kediri

Waspada Gempa Kediri

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Gempa dengan kekuatan 3,5 skala richter (SR) dirasakan di wilayah Kediri dan sekitarnya kemarin petang, sekitar pukul 17.34 WIB. Selain dengan kekuatan kecil, gempa itu merupakan aktivitas sesar atau pergerakan patahan lokal. Tidak ada kaitannya dengan aktivitas gunung berapi atau vulkanik.

“Kalau melihat dari tipe atau jenis gempanya sendiri tidak berpotensi bahaya,’ terang Sanas Prayuda, prakirawan dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Juanda, Surabaya.

Berdasarkan data dari BMKG, gempa yang terjadi berpusat di 10 kilometer arah  barat daya Kota Kediri. Tepatnya di Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Gempa itu terasa oleh sebagian orang hingga di wilayah Kabupaten Nganjuk. Terutama di Kecamatan Sawahan, Loceret, dan Ngetos. Pusat gempat di kedalaman 5 km.

Menurut Sanas, melihat lokasi titik dan kedalamannya, gempa tersebut tergolong dangkal. Yaitu karena aktivitas sesar atau patahan. Hal itu biasanya terjadi karena perpindahan signifikan sebagai akibat dari gerakan massa batuan. Pihaknya menegaskan bahwa patahan yang terjadi tersebut merupakan patahan kecil.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, energi yang dilepaskan menyebabkan gerakan yang cepat pada sesar aktif. Hal itulah yang menjadi penyebab utama gempa bumi. Menurut ilmu geofisika, patahan terjadi ketika batuan mengalami tekanan dan suhu yang rendah sehingga sifatnya menjadi rapuh.

Berdasarkan koordinat yang dikirimkan oleh BMKG, pusat gempa berada di Desa Keniten, Mojo. Meskipun daerah tersebut berada di lereng gunung Wilis, namun pihaknya menegaskan bahwa gempa tidak terjadi karena aktivitas gunung tersebut. “Bukan. Bukan karena aktivitas gunung (Wilis),” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan bahwa belum ada lagi laporan masuk terkait potensi gempa susulan. Prakiraan itu sendiri berdasarkan hasil monitoring pihak BMKG hingga berita ini ditulis semalam.

Oleh karena itu, Sanas juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang. Masyarakat diingatkan agar tidak termakan isu yang beredar tanpa sumber yang jelas.

“Mengenai perkembangan terbaru bisa dipantau di situs resmi bmkg.go.ig atau lewat twitter kami di @infobmkg. Di sana kami selalu memberikan informasi terbaru yang ada,” ujar Sanas.

Terkait kerusakan atau dampak dari gempa tersebut, pihaknya mengaku belum mendapatkan laporan tentang hal tersebut. Hal itu pun diamini oleh Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agatha Sakaira.

“Kami memantau di beberapa wilayah memang ada yang merasakan gempa. Tetapi untuk kerusakan sendiri sampai saat ini belum ada laporan masuk ke pihak kami,” aku Randy kepada koran ini melalui pesan singkat WhatsApp semalam.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia