Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Ditinggal Kerja, Rumah Ludes Dilalap Api

Tiga Tabung Elpiji dan Drum Solar Terbakar

19 Maret 2019, 10: 34: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

Kebakaran

TAK TERSISA: Salah satu warga mengecek kondisi rumah Sumiati, 70 yang hangus dilalap si jago merah akibat korsleting listrik, kemarin pagi. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK-Nahas menimpa Sumiati, 70. Rumah nenek asal Desa Nglundo, Sukomoro itu ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 09.00 kemarin. Musibah itu diduga akibat korsleting listrik di rumahnya.

          Saat kejadian, perempuan tua itu tengah bekerja membersihkan bawang merah di rumah tetangganya yang berjarak sekitar 10 meter. Sedangkan Edi Santoso, 33, dan Slamet Purnomo, 36, anaknya berada di sawah. “Saat saya pergi, tidak ada kompor yang menyala,” katanya ditemui Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Hanya saja, dia mengakui jika saat meninggalkan rumah, kabel televisi masih terhubung ke listrik. Biasanya, aliran listrik dari kabel itu sering memunculkan percikan api.

          Diduga, kabel inilah yang memicu korsleting hingga membuat rumahnya terbakar kemarin pagi. Bencana yang menghebohkan lingkungannya itu, baru diketahui Sumiati setelah Satumi, 65, tetangganya, berteriak histeris meminta tolong. 

          Rupanya, saat itu Satumi melihat api sudah berkobar di ruang tengah rumah Sumiati. Hanya dalam hitungan menit, warga langsung berkumpul dan memadamkan api di rumai Sumiati menggunakan peralatan seadanya.

          Di saat yang sama, warga berusaha menyelamatkan barang-barang milik perempuan yang rambutnya sudah mulai memutih itu. Termasuk kambing peliharaan Sumiati yang berhasil diamankan lebih dulu.

          Jika hewan ternak itu berhasil selamat, tidak demikian dengan beberapa barang berharga lainnya. Satu unit motor Suzuki RC, lemari, televisi, padi lima karung, beras satu karung dan sertifikat rumah miliknya hangus terbakar. “Semua pakaian saya habis,” lanjutnya sedih.

          Lebih jauh Sumiati menyebutkan, api dengan cepat membakar semua bagian rumah Sumiati karena di dalam rumahnya ada tiga tabung gas elpiji tiga kilogram. Belum lagi satu drum solar berisi 40 liter yang digunakan untuk mesin penggiling. “Seperempat jam, rumah langsung terbakar semua,” imbuhnya.

          Kedatangan dua unit mobil petugas memadamkan kebakaran (PMK) kemarin tidak bisa menyelamatkan rumah Sumiati. Meski demikian, mereka berhasil menjinakkan si jago merah hingga tak menjalar ke rumah warga lainnya.

          Kapolsek Sukomoro AKP Gendut Wisoko mengatakan, anggotanya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Sumiati. Hasilnya, kebakaran hebat itu diduga terjadi akibat korsleting. “Tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini,” ujar Gendut sembari menyebut kerugian akibat musibah itu sekitar Rp 50 juta.

          Sementara itu, akibat musibah kebakaran itu Sumiati dan dua anaknya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Sebab, rumah mereka tidak bisa ditinggali lagi. “Yang tersisa hanya baju ini,” sahut Sumiati sembari melihat tetangganya membersihkan puing-puing kebakaran.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia