Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Geledah Kamar Takmir, Warga Tulungagung Diamuk Massa 

18 Maret 2019, 17: 14: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

pencurian takmir

BABAK BELUR: Kapolsek Mojoroto Kompol Sartana (kanan) dan Kanitreskrim Iptu Priyo Eko melihat kondisi Heru yang luka akibak diamuk massa. (Polsek Mojoroto for radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Heru Santoso, 48, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung babak belur diamuk massa. Gara-garanya, residivis kasus pencurian ini tepergok saat menggeledah kamar Ahmadillah Al Aziz, 22, takmir Masjid Baitulmakmur, Kelurahan Bandarlor, Mojoroto, Sabtu dinihari (16/3).

Beruntung, Heru segera diamankan polisi. Dari hasil pemeriksaan, petugas Polsek Mojoroto mendapati barang bukti satu gawai merek Samsung J5 warna hitam dan tas ransel merek Polo.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Waktu itu, saat masjid sepi Heru memasuki kamar takmir. “Di dalam kamar takmir dalam masjid itu, pelaku mencoba mencari sesuatu,” ujar Kapolsek Mojoroto Kompol Sartana.

Padahal, tanpa sepengetahuannya, Aziz melihat gerak-geriknya. Pemuda asal Desa Krenceng, Kecamatan Kepung ini lantas menanyainya. Sebab, Heru diketahui sedang mencoba membuka tas Aziz. Namun, Heru berdalih sedang mencari peci untuk salat.

Semula Aziz percaya. Namun saat keluar kamar dan ditanyai lagi oleh teman Aziz, jawaban Heru berbeda. “Menurut pengakuan saksi dan pelapor (Aziz), si tersangka menjawab berbeda dengan ketika ditanya oleh pelapor,” imbuh Sartana.

Akibatnya, Heru pun diamuk massa. Untungnya, ada salah satu di tempat kejadian perkara (TKP) yang meredam aksi main hakim sendiri itu. Aziz pun lalu melapor ke Polsek Mojoroto.

Karena lukanya, anggota polsek mengantar Heru ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri. Ia mendapat perawatan medis akibat luka amuk massa. “Ditunggu sampai sembuh terlebih dahulu,” imbuh Sartana.

Hingga kemarin, kondisi Heru masih dalam perawatan dan belum bisa dimintai keterangan. Dia diduga melakukan tindak pidana pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Saat pemeriksaan polisi, Heru diketahui seorang residivis kasus pencurian. Dia pernah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Trenggalek pada Desember 2018.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia