Kamis, 17 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Tinggal Surat Suara DPRD Kabupaten dan DPD

KPUD Targetkan Selesai Pelipatan Bulan Ini

18 Maret 2019, 12: 20: 46 WIB | editor : Adi Nugroho

Surat Suara

DIKEBUT: Puluhan pekerja menuntaskan pelipatan surat suara DPRD kabupaten di GOR Bung Karno, Kelurahan Begadung, Kota Nganjuk. KPUD menargetkan pelipatan surat suara ini selesai tadi malam. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–KPU Kabupaten Nganjuk harus berpacu dengan waktu untuk menuntaskan penyortiran dan pelipatan surat suara. Sampai kemarin, surat suara DPRD kabupaten dan dewan perwakilan daerah (DPD) masih belum dilipat.

          Ketua KPU Kabupaten Nganjuk M. Agus Rahman Hakim mengatakan, tiga jenis surat suara sudah selesai dilipat. Yakni, surat suara DPR RI, DPRD provinsi dan pemilihan presiden (pilpres). “Itu laporan yang kami terima sampai tadi sore (kemarin, Red),” ujar Agus kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Dengan progres tersebut, Agus mengungkapkan, surat suara yang tersisa adalah DPRD kabupaten dan DPD. Untuk DPRD kabupaten, rekanan sudah merampungkan surat suara untuk daerah pemilihan (dapil) 1-4. Targetnya, untuk surat suara dapil 5 akan diselesaikan tadi malam. “Malam ini kami targetkan selesai,” tandas mantan aktivis mahasiswa ini.

          Bagaimana dengan surat suara DPD? Agus mengatakan, logistik belum dikirim ke gudang KPUD di Gedung Olahraga (GOR) Bung Karno, Begadung, Nganjuk. Sampai hari ini, pihaknya belum menerima informasi dari percetakan di Bekasi, Jawa Barat, terkait waktu pengiriman surat suara ke Nganjuk. “Wewenangnya ada di KPU RI ,”tegasnya.

          Meski demikian, untuk daerah  lain yang tempat percetakannya sama dengan Nganjuk, kabarnya surat suara akan dikirim antara 19-20 Maret. Itu berarti diperkirakan akan datang besok atau lusa. “Mudah-mudahan Nganjuk juga sama (tanggal pengiriman),” harap Agus.

          Untuk diketahui, setiap jenis surat suara yang dikirim sebanyak 876.668 lembar. Jumlah itu sesuai dengan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) ditambah 2 persen. Namun demikian, saat disortir, jumlahnya berkurang. Pasalnya, banyak ditemukan surat suara yang rusak.

          Mengenai jumlah yang tersortir, Agus mengaku pihaknya masih perlu menghitung ulang sampai tadi malam. Sebab, rencananya hari ini jumlah surat suara rusak akan dilaporkan ke KPU RI melalui KPU provinsi. “Kami minta dicek ulang lagi. Berapa jumlahnya,” tuturnya.

          Agus menargetkan, proses penyortiran dan pelipatan tuntas pada akhir bulan ini. Memasuki hari ke-7, jumlah tenaga pelipatan berkisar 60-70 orang setiap sifnya. “Kami serahkan ke rekanan untuk manajemen waktunya. Yang pasti, pekerjaan harus selesai sesuai kontrak,” urainya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia