Rabu, 17 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Pemuda Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Polisi Masih Mencari Para Pelaku

11 Maret 2019, 16: 12: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

kekerasan pemuda

Share this          

NGANJUK- Tindak kekerasan antar pemuda terjadi lagi. Kali ini, korbannya Tobi Gunawan, 20 dan tetangganya Angga Prasetyo, 19, warga Desa Rowomarto, Patianrowo. Kamis (7/3) lalu, keduanya melaporkan kejadian yang menimpa mereka ke Polsek Patianrowo.

          Informasi yang dihumpun koran ini menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika Tobi dan Angga pulang dari jalan-jalan di Kertosono pada Selasa malam (5/3). Sekitar pukul 01.00, keduanya pulang berboncengan mengendarai sepeda motor Supra X. Setibanya di jalan raya Desa Pecuk, Kecamatan Patianrowo mereka diteriaki kumpulan anak-anak muda yang berada di tepi jalan.

          Menurut Kapolsek Patianrowo AKP Joni Suprapto, korban saat itu tidak berhenti ketika diteriaki karena merasa tidak kenal. Selain itu, lokasi tempat  mereka di teriaki kondisinya sepi. “Pelaku mengejar kedua korban,” kata Joni. Ia menduga, pengejaran itu sepertinya dikarenakan pelaku merasa dicueki. Ada kemungkinan mereka tersinggung oleh sikap korban.

          Kejar-kejaran itu terjadi sekitar lima kilometer dari Desa Pecuk hingga Desa Patianrowo. Dua korban yang merasa ketakutan itu memilih di tempat yang agak ramai. “Mereka berhenti di dekat penjual nasi goreng,” lanjuta AKP Joni. Ternyata tempat terbuka itu tak menurunkan niat para pelaku pengeroyokan.

          Ketika korban berhenti, para pelaku sempat menuduh hal yang tidak dimengerti oleh korban. Bahkan pelaku bertanya dari mana kedua pemuda itu berasal. Kedua korban yang gugup, menjawab Sukorame yakni nama dusun di Desa Rowomarto, Patianrowo. Mendengar jawaban korban, para pelaku mengamuk.

          Mereka menghajar kedua pemuda itu tanpa kenal ampun. Meski Tobi dan Angga tidak melawan, para pelaku tetap saja menghajar keduanya. Waktu anak-anak muda tak dikenal itu membabibuta, Tobi berusaha melawan dan meloloskan diri dari serangan dan pukulan para pelaku. “Satu korban (Tobi, Red) berhasil melarikan diri ke Pos Satpam,” kata perwira balok tiga di pundak itu.

          Tobi memilih tempat yang pas untuk berlindung. Sementara sahabatnya Angga babak belur dihajar para pelaku. Hingga puas melakukan penganiyaan, para pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar delapan orang itu lalu membubarkan diri setelah banyak warga melerai.

          Korban yang awalnya trauma atas kejadian itu baru berani melaporkan peristiwa yang mereka alami setelah dua hari dari kejadian. “Kasus ini masih kami selidiki,” ucaps Joni. Saat ini anggotanya terus melakukan pencarian pelaku pengeroyokan tersebut. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi kejadian yang sama, Polsek Patianrowo akan memperketat patroli rutin saat malam hari.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia