Rabu, 11 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Ibu RT Tewas Tertimpa Ranting Trembesi

Terjadi saat Tunggu Anak Mewarnai

08 Maret 2019, 10: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

tertimpa pohon

NAHAS: Petugas Polsek Puncu memeriksa lokasi kejadian ibu rumah tangga yang tertimpa ranting pohon trembesi di area wisata Hutan Simpenan, Desa Manggis, Puncu. (HUMAS POLSEK PUNCU  for radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Nasib nahas dialami Lutfa Aliatul Hikma, 24, warga Dusun Kencong Timur, Desa Kencong, Kecamatan Puncu. Kemarin (7/3), perempuan ini meninggal karena tertimpa dahan pohon trembesi yang tumbang. Peristiwa tersebut terjadi ketika ia menemani anaknya yang sedang menggambar di area wisata Rintisan Alas Simpenan, Desa Manggis, Kecamatan Puncu.

Ibu rumah tangga (RT) ini langsung tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Meski begitu, Lutfa sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) HVA Toeloengredjo di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare.

“Korban datang sudah dalam keadaan meninggal,” ujar Humas RS HVA Toeloengredjo drg Menis Rahmawati kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Kejadian nahas itu sekitar pukul 11.00 WIB. Siang itu, Lutfa bersama Wicahyono, 35, suaminya, dan Vika, 7, anaknya, sedang berwisata di kawasan wana wisata Alas Manggis. Selain suasana alam, di sana juga terdapat sarana hiburan.

Saat itu, Vika menyewa fasilitas mewarnai gambar di stan milik Abdul Halim, 50, warga Jalan Bugenvil, Desa Tulungrejo, Pare.  Sambil mengawasi putrinya, Lutfa duduk dekat pohon trembesi yang cukup rindang. Sedangkan Wicahyono duduk-duduk di warung yang tak jauh dari stan mewarnai gambar tersebut.

“Lokasi stan menggambar itu memang berada tepat dibawa pohon trembesi,” ujar Kasihumas Polsek Puncu Aiptu Jiwo Santoso.

Berdasarkan data yang didapatkan koran ini, cuaca mendung. Namun tidak ada angin tidak ada hujan. Saat itulah, tanpa disadari sebuah ranting pohon trembesi patah. Diameternya sekitar 10 sentimeter (cm) dan panjangnya sekira lima meter.

Celakanya, ranting tersebut jatuh tepat menimpa Lutfa yang berada di bawahnya. Akibat tertimpa ranting pohon itu, ibu rumah tangga ini langsung tidak sadarkan diri. Sementara Vika terkejut melihat ibunya tergeletak tak bergerak.

Melihat kejadian itu, Wicahyono  langsung menghampiri istrinya dan berteriak minta tolong. Beruntung ketika kejadian, anggota Polsek Puncu sedang melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian. Mereka memeriksa kondisi Lutfa. Ternyata sudah meninggal.

Petugas segera membawa jenazah Lutfa ke RS HVA Toeloengredjo. Di rumah sakit tersebut ibu rumah tangga ini sempat divisum luar. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit, namun sayang sudah dalam kondisi meninggal,” kata Jiwo Santoso. Ia menambahkan, polisi mengamankan ranting pohon itu untuk barang bukti.

Kondisi luka Lutfa cukup parah di bagian kepala. Karena itu, ia tidak bisa diselamatkan.  Petugas IGD sempat melakukan pertolongan dengan melakukan RJP (Resusitas Jantung Paru-Paru). Kendati begitu, tetap tak tertolong. “Selang 30 menit jenazah diantar pulang dengan ambulans milik Perhutani,” jelas Menis.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia