Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Fokus Kuatkan SDM Jelang Sambut Bandara Kediri

08 Maret 2019, 08: 47: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

Bandara Kediri

Bandara Kediri

Share this          

KEDIRI KOTA - Pembangunan sebuah kota tidak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat di dalamnya. Salah satunya adalah dengan usulan-usulan pembangunan yang disampaikan kepada pemerintah daerah. Usulan tersebut bisa melalui tahapan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, musrenbang harus berjalan sesuai usulan kebutuhan masyarakat yang telah dimusyawarahkan. “Di sini saya ingin mengawal jalannya Musrenbang. Insyaallah nanti ada dua program kerja di setiap kelurahan yang harus diakomodir. Nanti tinggal dipilih mana yang paling krusial dan penting,” ujarnya saat sambutan pembukaan Musrenbang Kecamatan Mojoroto kemarin (6/3).

Untuk itu, pria yang karib disapa Mas Abu ini menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri sedang konsentrasi untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang cakap dan kompeten.

Hal itu dilakukan agar SDM di Kota Kediri bisa menangkap peluang dengan adanya bandara dan jalan tol yang akan dibangun di Kediri. “Bisnis turunan dari adanya bandara dan tol ini sangat banyak. Saya rasa investasi yang tepat adalah pada sumber daya manusia. Saya ingin yang menangkap peluang itu adalah masyarakat Kota Kediri,” tegasnya.

Pada Musrenbang yang bertempat di Aula Universitas Kadiri itu, Mas Abu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu Pemerintah Kota Kediri. Apalagi selama lima tahun beberapa indikator makro pembangunan mengalami peningkatan. Antara lain, Indeks Pembangunan Manusia mencapai 77,13, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14%, tingkat kemiskinan sebesar 7,68%, tingkat pengangguran terbuka mencapai 3,63% dan inflasi Kota Kediri yang turun diangka 1,97% (yoy).

Sebelumnya Mas Abu juga sempat membahas tentang kualitas SDM di Kota Kediri yang dirasa sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Salah satu yang terpenting adalah melalui peningkatan sektor pendidikan. Sebab, dengan kualitas pendidikan yang baik dipastikan indeks pembangunan manusia (IPM) bisa meningkat. Hal ini pun dipastikan mampu mendorong perekonomian di Kota Kediri. “Untuk mendorong perekonomian di Kota Kediri kita akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM)-nya,” katanya.

SDM ini menurutnya bisa berawal dari sektor pendidikan. Ia mengungkapkan, salah satu pengembangan dalam hal pendidikan tersebut adalah melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan pendidikan untuk membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu.  “Tujuannya agar mereka tidak putus sekolah,” ujarnya.

Ia menyebut, PIP juga menjadi salah satu faktor dalam mempercepat peningkatan IPM Kota Kediri. Saat ini IPM Kota Tahu berada di angka 77,13. Tidak hanya IPM-nya yang tinggi, kesalehan sosial anak pun dijaga dengan baik. Selain itu, rata-rata lama sekolah di kota ini juga berada di angka 9,9 dan angka harapan sekolah senilai 14,50.

Abu menjelaskan, sebesar 23 persen dari APBD Kota Kediri disusun untuk pendidikan. Di Kota Tahu juga terdapat 22 sekolah inklusi yang bertujuan untuk meratakan pendidikan yang berkeadilan. Selain itu, ada pula kelompok belajar bagi anak-anak jalanan yang putus sekolah.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia