Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Features

Reza Rahardian Kampanye di Kampung Inggris

Terkait English For Indonesia

06 Maret 2019, 09: 38: 56 WIB | editor : Adi Nugroho

kampung inggris pare reza rahardian

KAMPANYE: Duduk dari kiri, Reza, Moazzam, dan Paul Smith, saat talk show di kantor Kecamatan Pare. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Kampung Inggris Pare Senin lalu (4/3) kedatangan bintang. Aktor papan atas Indonesia Reza Rahardian datang ke wilayah ikonik di Kabupaten Kediri ini. Aktor yang membintangi banyak film laris itu datang untuk mengampanyekan English for Indonesia. Program belajar bahasa Inggris online gratis yang dibuat oleh British Council. 

Reza tidak datang sendirian. Dia juga ditemani oleh Dubes Inggris untuk Indonesia, Timor Leste, dan Asean Moazzam Malik. Juga ada Direktur British Council Indonesia Paul Smith, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, dan tokoh Kampung Inggris Mr Kalend.

Reza sendiri hadir sebagai ‘brand’ program English for Indonesia. Dia diharapkan mampu menginspirasi pelajar di Kampung Inggris. Yaitu, dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik bisa membantu mewujudkan cita-cita.  

english for indonesia

ENGLISH FOR INDONESIA: Moazzam didampingi Bupati Haryanti dan Mr Kalend (kanan) usai menabuh gong tanda peresmian program English for Indonesia. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Dalam kesempatan itu aktor film ‘My Stupid Bos’ dan ‘Critical Elevent’ itu banyak bercerita tentang kemampuan berbahasa Inggrisnya.  “Karena mama saya bisa empat bahasa, saya dibantu beliau dalam belajar bahas Inggris,” ujar Reza dalam salah satu kesempatan talk show di Kantor Kecamatan Pare.

Menurut Reza, kefasihannya berbahasa Inggris sangat membantunya dalam berkarir di industri kreatif. “Kerap kali saya menemukan inspirasi dan pengetahuan baru melalui buku, film, dan lagu-lagu yang tak pernah Anda duga,” imbuhnya.

Bahasa Inggris membantunya mendapatkan banyak sumber pengetahuan. Anak-anak dan remaja dapat menemukan ide-ide serta inspirasi baru. Dan itu tidak hanya berlaku di dunia industri kreatif saja. Tapi bisa dilakukan oleh banyak orang dengan bidang apa saja.

Kedatangan Reza itu juga bertepatan dengan program Training of Trainer (ToT) yang juga digelar oleh British Council dan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Program tersebut diikuti oleh guru bahasa Inggris di Kampung Inggris selama dua hari, 4-5 Maret. Program tersebut menjadi terobosan dalam kampanye English for Indonesia.

“Bahasa Inggris adalah bahasa global, di mana kampanye English for Indonesia telah menyediakan sumber belajar danmengajar bahasa Inggris berkualitas secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia,” terang Moazzam Malik.

Moazzam menjelaskan, Kampung Inggris merupakan salah satu pusat bahasa yang besar. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. “Jadi kami berminat untuk memastikan guru-guru bahasa Inggris yang berada di Kampung Inggris dapat menggunakan materi-materi yang telah di sediakan di teachingenglish,” imbuhnya.

Sementara, menurut Paul Smith, jumlah pengunjung di situs mereka telah mencapai 2 juta orang. Paul juga mengatakan, lembaganya telah menyediakan empat situs yang bisa menjadi sumber belajar masyarakat. “Belajar bahasa Inggris tidak harus belajar di luar negeri,” kata Paul Smith.

Kampanye English for Indonesia diawali di kantor Kecamatan Pare. Ditandai dengan pemukulan gong oleh Moazzam, yang didampingi Bupati Haryanti dan Mr Kalend. Setelah itu, Reza, Moazzam, dan Paul Smith menggelar talk show.

Selain di kantor kecamatan, ketiga orang itu juga berkeliling ke beberapa lokasi kursus di Kampung Inggris. Di beberapa tempat itu mereka sempat berdialog dengan guru kursus maupun peserta kursus.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia