Minggu, 15 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Mulai Bisa Pesan Tiket Lebaran

Tahun Lalu, Tiket H-7 Ludes sejak Maret

26 Februari 2019, 13: 09: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

TENANG: Calon penumpang kereta api melintas di dekat loket Stasiun Kota Kediri kemarin. Pihak PT KAI sudah membuka pemesanan tiket untuk Lebaran sejak kemarin.

TENANG: Calon penumpang kereta api melintas di dekat loket Stasiun Kota Kediri kemarin. Pihak PT KAI sudah membuka pemesanan tiket untuk Lebaran sejak kemarin. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA-  Ini mungkin saat yang ditunggu-tunggu banyak orang. Tiket kereta api (KA) untuk Lebaran 2019 sudah tersedia. Tiket itu juga sudah bisa dipesan mulai kemarin (25/2). Atau tepat 90 hari sebelum musim mudik hari raya umat Islam itu.

Pemesanan tiket Lebaran itu sudah berlangsung sejak pukul 00.00WIB. Waktu pemesanan pun ditentukan untuk hari mudik yang berbeda-beda. Kemarin misalnya, pemesanan untuk tiket keberangkatan H-10 Lebaran (26/5). Sedangkan hari ini baru dibuka pemesanan tiket untuk 27 Mei. Demikian seterusnya.

Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendri Wintoko mengimbau calon pengguna jasa KA agar merencanakan perjalanannya jauh-jauh hari. Hal itu agar bisa mendapat kepastian tiket perjalanan mudik dan balik Lebaran 2019.

“Bagi penumpang yang telah mendapatkan kode bayar agar segera melakukan pembayaran dalam waktu 60 menit. Karena jika tidak maka tiket yang ia pesan akan terjual kembali,” pesannya.

Dia juga mengingatkan agar calon pengguna jasa KA membeli tiket lebaran di jaringan resmi KAI. Atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Agar bisa menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar.

“Pemesanan dapat dilakukan di website kai.id, aplikasi KAI Access, mulai pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk channel eksternal menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing mitra penjualan tiket KAI,” jelasnya.

Ixfan menambahkan, pembukaan pemesanan tiket kemarin berdasarkan kalender nasional. Hari Raya Idul Fitri di tahun ini akan jatuh pada 5-6 Juni 2019. Dia kembali mengingatkan pada calon penumpang agar mempersiapkan diri. Sebab PT KAI (Persero) menerapkan penjualan tiket sejak H-90. Tahun lalu, tiket H-7 di Stasiun Besar Kota Kediri sudah habis sejak Maret.

Masih menurut Ixfan, PT KAI memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Rabu (29/5). Atau H-7 Lebaran. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (9/6) atau H+3. Perhitungan itu berdasarkan hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.

Selama itu, selama Lebaran 2019, KAI akan mengoperasikan 356 KA reguler. Mereka juga akan menyiapkan 50 KA Tambahan. Sehingga totalnya mencapai 406 KA. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 3 persen bila dibanding tahun sebelumnya yang hanya 393 KA.

“Khusus di Daop 7 Madiun, perjalanan kereta api bakal padat saat masa angkutan Lebaran 2019. Pasalnya sebanyak 74 KA reguler akan melintas dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 26.332  seat per hari. Ditambah KA tambahan Lebaran sebanyak 10 KA dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 6.896 seat per hari,” paparnya.

Khusus untuk KA tambahan Lebaran 2019, pemesanan tiket baru dibuka H-60. Untuk keberangkatan Daop 7 Madiun ada tiga kereta. Yaitu KA Brantas, KA Kahuripan, dan KA Singasari.

Di Stasiun Besar Kediri sendiri dalam satu hari normalnya ada 26 kereta. Kepala Stasiun Besar Kediri Efandi Setyobudi mengatakan bahwa untuk penambahan kereta masih menunggu kabar dari pusat.  “Sementara untuk penumpang per-hari pada hari-hari besar seperti Nataru kemarin, rata-rata 1.600 penumpang,” sebutnya. Penumpang itu paling banyak menuju Stasiun Pasar Senin Jakarta dan Stasiun Kiaracondong Bandung.

Sementara itu, pada 2019 ini Stasiun Besar Kediri telah melakukan pengembangan layanan. Yakni pembangunan loket baru. Menurutnya pengembangan ini untuk pelayanan yang maksimal kepada penumpang. Meski selama ini pemesanan tiket seluruhnya sudah menggunakan sistem online. Namun keberadaan loket yang nyaman menjadi hal penting dalam peningkatan pelayanan di Stasiun Besar Kediri.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia