Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Mr X Tewas di Jalan Solo-Surabaya

Warga Sempat Mengira Korban Tabrak Lari

11 Februari 2019, 21: 11: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

TANPA IDENTITAS: Polisi mengecek kondisi jenazah Mr X yang ditemukan sekitar pukul 20.00 Sabtu (9/2) malam lalu.

TANPA IDENTITAS: Polisi mengecek kondisi jenazah Mr X yang ditemukan sekitar pukul 20.00 Sabtu (9/2) malam lalu.

Share this          

NGANJUK- Jasad pria tanpa identitas ditemukan tewas dalam keadaan kaku di pinggir jalan raya Solo-Surabaya Dusun Ngrajek, Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom. Peristiwa yang menggegerkan warga itu terjadi pada Sabtu malam (9/2) sekitar pukul 20.00. Belum diketahui siapa identitas Mr X tersebut. Diduga laki-laki yang usianya sudah diatas 55 tahun itu tewas karena sakit.

          Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, malam itu, Rendita Eko, 24, warga Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom sedang melintas di jalan raya di desanya. Ia kaget ketika melihat seorang pria tergeletak dalam posisi terlentang di selatan jalan raya. Pemuda ini lantas mendekat untuk mengetahui kondisi laki-laki yang tak dikenalnya itu.

          Menurut Kapolsek Kompol Edy Hariyadi melalui Kanit Reskrim Iptu Pujo Santoso, saksi awalnya mengira laki-laki tanpa identitas itu adalah korban tabrak lari. Ia mendekat untuk memastikan kondisi Mr X. “Saksi (Rendi, Red) sempat memanggil Mr X, tapi tidak ada respons,” ucap Pujo. Khawatir laki-laki yang tergeletak adaah korban kejahatan, saksi lalu menghubungi perangkat desa kemudian dilaporkan ke Polsek Warujayeng.

          Disampaikan Pujo, laki-laki tanpa identitas itu sudah meninggal dunia.  Ketika ditemukan, ada bekas botol minuman bersoda di samping tubuh laki-laki tua tersebut. Saat diperiksa, polisi juga menemukan ada satu bungkus rokok dan korek api. Mr X ini memakai jaket hitam dan sandal jepit warna biru. “Warga di sekitar tempat kejadian tidak mengetahui siapa Mr X,” aku Pujo.

          Saat polisi memeriksa luka luar, tidak ditemukan adanya luka bekas jatuh atau kecelakaan di tubuh korban. Untuk memastikan ada tidaknya bekas tindak kekerasan di tubuh korban, Iptu Pujo lalu berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Nganjuk untuk mengecek jasad Mr X. Dari hasil indentifikasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Hingga kini, polisi belum mengetahui siapa identitas korban. “Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera hubungi Polsek Warujayeng atau langsung ke RUSD Nganjuk,” kata Pujo. Ia menyampaikan, ciri-ciri Mr X yang jasadnya masih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk diantaranya berambut ikal dan mulai beruban, usia di atas 55 tahun, badan kurus, tinggi sekitar 166 cm, mengenakan kaus kerah bertulis adidas, dan memiliki kumis dan jenggot yang sudah beruban.(rq) 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia