Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik
Minggu Depan Mulai Lelang Tahap III

Terminal Anjuk Ladang Butuh Daya Listrik Lebih Besar

10 Februari 2019, 12: 27: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

LEBIH MODERN: Suasana Terminal Anjuk Ladang di malam hari setelah direvitalisasi dari Pemprov

LEBIH MODERN: Suasana Terminal Anjuk Ladang di malam hari setelah direvitalisasi dari Pemprov

Share this          

NGANJUK – Revitalisasi besar-besaran terminal Anjuk Ladang membuat sarana pendukungnya juga berubah. Salah satunya adalah daya listrik. Untuk memasok daya listrik sampai 170.000 watt. Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov menjalin kerjasama dengan PLN Nganjuk dan Mojokerto.

          Kemudian untuk melanjutkan proyek terminal, pemprov akan melelang pembangunan tahap ketiga mulai pekan depan.

          Kepala Seksi Operasional UPT LLAJ Kediri Dishub Pemprov Jatim Eko Irianto mengatakan, setelah direnovasi, daya listrik di terminal Anjuk Ladang membutuhkan pasokan yang lebih besar. Saat ini, kebutuhan listrik berkisar 150.000-170.000 watt. “Daya listrik lebih besar,” kata Eko kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Dengan daya sebesar itu, Eko mengungkapkan, PLN Nganjuk tidak mampu memasoknya. Karena itulah, setelah berkoordinasi, pasokan daya listrik akan ditambah dari PLN Mojokerto. “Kami sudah surati, akhirnya perlu tambahan (daya listrik) dari Mojokerto,” ujarnya.

          Untuk diketahui, setelah diambilalih provinsi, terminal Anjuk Ladang mengalami renovasi besar-besaran. Selain pembangunan gedung baru berlantai dua, pemprov juga membangun jalur bus di terminal. Proyek itu sudah dituntaskan pada 2017 dan 2018.

          Sedangkan tahun ini, pembangunan memasuki tahap tiga. Eko mengungkapkan, pembangunan tahap ketiga akan dilelang mulai minggu depan. Targetnya, tahun ini, pembangunan terminal tipe B itu rampung. “Setelah penyerahan proyek, kami sudah bisa tempati kantor baru di terminal,” ungkap Eko.

          Lebih jauh dia mengatakan, pembangunan tahap III meliputi beberapa item pekerjaan. Di antaranya adalah pengaspalan, pembangunan tempat parkir untuk kendaraan roda empat dan dua serta musala. “Nanti kami tuntaskan di tahap tiga tahun ini,” ujarnya.

          Selain tiga item tersebut, pemprov juga akan memperbaiki pintu gerbang terminal. Baik pintu masuk maupun keluar. Untuk posisinya tidak berubah. Yakni pintu masuk berada di sebelah selatan-timur. Sedangkan pintu keluar di sebelah utara-barat, tepatnya di samping Polres Nganjuk. “Posisinya tetap. Hanya nanti lebih bagus,” terangnya.

          Untuk pedagang, kata Eko, akan ditempatkan di gedung baru. Pedagang oleh-oleh atau kering menempati lantai satu. Lantai tersebut juga diperuntukkan sebagai ruang tunggu penumpang. Sementara pedagang basah akan ditempatkan di lantai dua. “Beberapa ruangan kerja ada di lantai dua,” pungkas Eko.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia