Kamis, 27 Jun 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Pasangan Mahasiswa asal Kalimantan dan Sumatera Terkena Razia di Kos

05 Februari 2019, 18: 10: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

razia pasangan mesum

 PEMBINAAN: Pasangan yang diduga mesum mendapat pengarahan dari petugas Satpol PP Kota Kediri setelah terjaring dalam razia di kamar hotel dan kos. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA – Satpol PP menjaring dua pasangan diduga mesum dari hotel dan tempat kos kemarin. Pasangan yang ditemukan di kos Kelurahan Ngronggo berinisial MR, 20, lelaki asal Purwodadi, Belitang Mulya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dan AIQ, 20, perempuan asal Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Keduanya adalah mahasiswa dan mahasiswi salah satu universitas di Kediri.

Keduanya ditemukan berduaan dalam kamar kos. Saat didatangi satpol PP, keduanya mengaku, hendak berangkat ke kampus untuk mengisi kartu rencana studi (KRS) yang mengatur jadwal kuliah. Anehnya, kos wanita itu tidak disewa AIQ. Namun, ia meminjam kamar kos temannya.

Alasannya, di tempat kosnya di Rejomulyo sudah tutup pukul 22.00. “Saat itu, saya baru pulang dari kegiatan kampus sekitar pukul 00.00 WIB,” ujar AIQ pada Jawa Pos Radar Kediri.

Pasangan lainnya ditemukan di kamar hotel di Jl Mayor Bismo, Kelurahan Semampir. Keduanya berinisial MRK, lelaki 23 tahun, dengan AE, perempuan 21 tahun. Mereka dari Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Saat terjaring razia, pasangan ini tidak bisa menunjukkan KTP atau buku nikah. Makanya langsung dibawa mobil patroli ke mako Satpol PP Kota Kediri. Kasi Trantibum Satpol PP Agus Dwi Ratmoko menjelaskan, razia gabungan dengan Polsek Kediri Kota itu untuk mengecek perizinan kos. “Ada enam titik, di tiga kelurahan dari keenam tempat kos atau hotel,” ungkapnya.

Razia ditujukan untuk sosialisasi sekaligus mengingatkan soal retribusi pajak dari tempat kos dan mengurus izin bangunan serta izin mendirikan tempat kos. Selain itu, meminimalisasi gangguan tramtibum, seperti tindak asusila, hingga peredaran miras tanpa izin dan penyalahgunaan narkoba.

“Saat berada di hotel, anggota juga menemukan minuman keras golongan A yang tidak memiliki izin jual dari pihak hotel. Nantinya akan ditindaklanjuti agar pengelolanya menghadap ke mako satpol PP terkait perizinan penjualan,” imbuh Agus.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia