Sabtu, 25 May 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Jual Pil Dobel L pada Kuli Bangunan, Pemuda Semampir Ditangkap

05 Februari 2019, 10: 45: 37 WIB | editor : Adi Nugroho

dobel l

TERSANGKA : Petugas Polsek Ngadiluwih mengamankan Agus Setiawan yang terlibat kasus peredaran pil dobel L di mapolsek (1/2). (HUMAS POLSEK NGADILUWIH for radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN – Agus Setiawan, 25, pasrah ketika diamankan Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih. Di tangan laki-laki asal Kelurahan Semampir, Kota Kediri ini, petugas mengamankan 502 butir pil dobel L siap edar.

Awal mula penangkapan kuli bangunan ini, unit reskrim mendapat informasi warga bahwa di kos Agus, Dusun Budimulyo, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih sering ada kegiatan mencurigakan. Diduga berhubungan dengan narkoba.

“Mendapatkan laporan tersebut, kami langsung melakukan lidik,” jelas Kapolsek Ngadiluwih AKP Shokhib Dimiyati melalui Kasihumas Aiptu Anwar Sanusin. 

Dari hasil penyelidikan di sekitar kos, polisi mengamati gerak-gerik Agus. Akhirnya pada Jumat (1/2) sekitar pukul 19.00 WIB, Agus yang saat itu di kamar kos dibekuk. Melihat petugas yang datang tiba-tiba, dia tidak bisa berkutik.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sebanyak 502 pil dobel L yang disembunyikan di lemari. Ketika diamankan, pil tersebut sudah dalam kemasan siap edar. Selain itu, petugas juga mengamankan gawai merek Xiomi yang diduga sebagai alat transaksi.

“Tersangka mengaku telah menjual pil koplo tersebut, setiap paket berisi delapan butir dijual Rp 10 ribu,” tutur Anwar. 

Di hadapan petugas, Agus mengaku, mendapatlkan pil dobel L dari temannya. Dia juga mengaku menjualnya kepada sesama kuli.  “Saat ini kami masih mengembangkan kasus tersebut,” imbuh Anwar.

Akibat perbuatannya, Agus melanggar pasal 197 dan atau pasal 196 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. Ancaman pidananya, penjara selama 15 tahun. Untuk penyelidikan selanjutnya, tersangka dengan barang bukti diamankan di Polsek Ngadiluwih.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia