Kamis, 27 Jun 2019
radarkediri
icon-featured
Events

Catatan Ekspedisi Wilis I, Potensi Wisata Pegunungan Wilis (12)

Trek Downhill hingga Kopi Alas

31 Januari 2019, 12: 54: 41 WIB | editor : Adi Nugroho

NYAMAN: Tempat bermain anak-anak, salah satu fasilitas yang disediakan di kawasan wisata air terjun Ironggolo.

NYAMAN: Tempat bermain anak-anak, salah satu fasilitas yang disediakan di kawasan wisata air terjun Ironggolo. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

 Di Ironggolo, wisatawan tak hanya mendapatkan segarnya air dan sejuknya udara pegunungan. Mereka juga bisa menikmati aneka kuliner, menguji nyali di  trek downhill, hingga melayang di flying fox.

Setelah selesai bermain air dan mengabadikan momen di area air terjun, pengunjung dapat menikmati wahana atau suguhan lain yang berada di lokasi wisata Air Terjun Ironggolo. Selain panorama pegunungan, warga juga dapat merasakan nikmatnya angin yang bertiup sejuk di sekitar area.

Wisata Air Terjun Ironggolo juga merupakan salah satu wisata alam yang cocok untuk para petualang yang suka berkemah di alam liar. Karena di tempat tersebut juga terdapat camping ground. Yang berada tidak jauh dari halaman parkir utama Air Terjun Ironggolo. Berjarak beberapa meter ke arah utara. Dan memiliki lapangan luas yang dapat menampung hingga 10 tenda.

Dari tempat itu biasanya juga digunakan untuk trek sepeda downhill. Menuju ke dalam hutan. “Sering digunakan untuk lomba juga,” ujar Suhendro, salah satu staf Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri.

Selain itu, suguhan lain yang bisa didapatkan di kawasan wisata Air Terjun Ironggolo adalah taman bermain. Taman bermain ini berada di dalam kawasan sekitar air terjun. Orang tua dapat menemani buah hatinya bermain ayunan, jungkat-jungkit, dan lainnya. 

Tak hanya itu, suasana yang terbangun pun benar-benar alami. Dengan bunga yang beraneka ragam, seperti bunga terompet. Serta ditingkahi suara kicau burung yang bersahutan dari dalam hutan. Benar-benar membawa suasana hutan yang nyata.

Kawasan wisata Ironggolo cenderung ramai pengunjung dari keluarga pada hari libur. Sedangkan untuk hari biasa juga ramai. Namun giliran mahasiswa atau karyawan yang memadati. Terutama karyawan yang punya hari libur bukan di hari Minggu.

Isnaindy Tanaryopi salah satunya. Pria asal Kecamatan Grogol ini mengaku bahwa sebisa mungkin saat pulang ke rumah untuk menikmati waktu dengan keluarga. Selain itu, pria yang bekerja di Surabaya ini juga menyempatkan waktu liburnya untuk mengunjungi tempat-tempat yang tenang seperti di Ironggolo. “Beruntungnya saya kerja yang liburnya bukan setiap hari Sabtu atau Minggu. Jadi pada saat mengunjungi hari ini, (Senin, Red) rindangnya pohon dan sepinya masih terasa,” ujarnya.

Yang tak boleh terlewat, wisatawan juga disediakan aneka kuliner yang berada di area wisata Air Terjun Ironggolo. Yang disediakan seperti makanan khas. Yaitu sayuran pakis, nasi tiwul, hingga kopi alas.

Memang, jika ditanyakan pada seluruh warga yang berada di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, kopi alas ini adalah salah satu minuman khas yang berasal dari tempat ini. Selain karena tumbuhnya di hutan Besuki, kopi alas ini merupakan satu-satunya kopi asli Besuki yang diperjual belikan hingga ke luar kota. “Kalau saya bukan penikmat kopi, namun kalau dari cerita yang saya dengar dari teman-teman, dan dari penjaga loket kopi alas Ironggolo ini merupakan kopi khas daerah ini,” tutur Tanaryopi.

(rk/baz/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia