Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Akhir Tahun, Polisi ‘Panen’ Tangkapan dari Balap Liar

20 Januari 2019, 17: 15: 14 WIB | editor : Adi Nugroho

motor tilangan

MELANGGAR: Motor yang diamankan dari hasil razia polisi. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA – Dalam satu tahun terakhir, Satlantas Polres Kediri Kota sudah menindak sebanyak 22.816 pelanggar. Mulai dari pengendara sepeda motor, mobil, hingga truk. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan jumlah pelanggaran pada 2017.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi mengatakan, dari 22.816 pelanggaran itu 18.445 di antaranya berlanjut pada penindakan tilang. Sedangkan sisanya diberikan teguran karena kelalaian yang diperbuat.

“Sebanyak 3.971 pelanggar seperti lupa mengancingkan helm, lupa mematikan lampu sein,” terang Anthon.

Soal penurunan jumlah tilang itu, Anthon mengatakan kemungkinan didasari oleh meningkatnya kesadaran pengendara saat berada di jalan raya. Kemungkinan lain dari turunnya angka pelanggaran pengendara di wilayah hukum Satlantas Polres Kediri Kota. Juga berdasarkan bahwa intensitas patroli dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) menjelang ada peringatan hari besar atau event besar. Seperti Idul Fitri, Natal, pemilu, dan lain-lain.

Anthon juga menjelaskan bahwa beberapa bulan menjelang malam tahun baru, anggota Satlantas Polres Kediri Kota juga melakukan razia besar-besaran. Lokasinya di tempat yang biasa digunakan balap liar. “Dari mulai Jalan Panglima Sudirman, Jalan Erlangga, PK Bangsa, dan Hayam Wuruk,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam satu bulan saja di Desember 2018 sudah tercatat ada 1.590 pengendara. Mereka kedapatan melakukan pelanggaran seperti tidak membawa SIM dan STNK, tidak memakai helm, kendaraan tidak spektek, knalpot brong, tidak memakai sabuk pengaman pada roda empat dan roda enam, hingga membawa muatan berlebih.

Anthon juga menambahkan, ke depannya anggota Satlantas Polres Kediri Kota terus melakukan sosialisasi kepada para warga. Baik pada remaja dan orang tua. Tujuannya untuk mengajarkan betapa pentingnya keselamatan saat berkendara. “Dengan cara datang ke sekolah sekolah yang sebagian besar juga kelihatannya belum cukup umur untuk mengemudi. Di arahkan agar lebih baik (dilakukan, Red) antar jemput atau menaiki bus khusus sekolah dari pemkot. Hal tersebut juga akan menekan angka jumlah pelanggaran dan kecelakaan,” terang Anthon.

2017           2018           Selisih         Persentase

Tilang                   26.786        18.445        7.941          Turun 29%

Teguran                3.983          3.971          12               Turun 0,3%

Pelanggaran                    30.769        22.816        7.953          Turun 25,85%

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia