Senin, 16 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Harga Ikan Kakap dan Tenggiri Naik

20 Januari 2019, 16: 59: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

harga ikan

STOK KURANG: Ikan laut di Pasar Setonobetek. (Ramona Valentin - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Stok yang terbatas membuat harga jual ikan laut di Kota Kediri mengalami kenaikan. Besarnya hingga Rp 10 ribu per kilogram. Kenaikan harga ikan laut sudah terjadi sejak memasuki awal tahun 2019.

Namun untuk kenaikan harga secara menyeluruh pada jenis-jenis ikan laut berlangsung sejak dua minggu terakhir. Antok Purwanto, 40, salah satu pedagang ikan di Pasar Setonobetek mengakui hal tersebut. “Iya, harganya naik cukup tinggi sampai Rp 10 ribu per kilogram. Seperti ikan kakap dan tenggiri,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri.

Ia mengakui bila kenaikan harga berlaku untuk semua jenis ikan laut termasuk cumi-cumi dan udang. Kenaikan harga tersebut disebabkan oleh pasokan ikan laut yang terbatas.

Antok ini juga mengakui bila cuaca memengaruhi hasil tangkapan nelayan untuk memasok kebutuhan ikan di pasar. “Musim hujan dan badai seperti ini memengaruhi proses pencarian ikan. Nelayan juga mengantisipasi kapal dan tidak berlayar,” imbuhnya. Sehingga jumlah kiriman yang diterima pedagang di pasar tradisional oleh pemasok ikan laut juga berkurang.

Antok biasanya mampu mendapatkan ikan laut sebanyak 50 kilogram untuk sekali pengiriman, namun hingga kemarin (19/1) ia hanya mendapat 25 kilogram ikan laut.

Ia menjelaskan beberapa ikan laut yang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi, ikan kakap dari seharga Rp 60 ribu per kilogram menjadi Rp 70 ribu per kilogram.  Pun dengan tenggiri dari harga Rp 64 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram dan cumi-cumi dari harga Rp 60 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram. “Hari ini cumi-cumi malah kosong stoknya, dan hari ini juga tidak ada pengiriman ikan laut,” terangnya sambil menunjukkan ikan laut yang tersisa.

Ia mengakui bila daya beli ikan laut turun. Hal ini dirasa pedagang karena harga ikan laut yang cukup tinggi per kilogram membuat konsumen memilih ikan air tawar yang lebih murah.

Hal serupa diakui Imam Fathoni, 32, pedagang ikan laut di Pasar Setonobetek terkait harga dan daya beli ikan laut. “Tantangannya pedagang ikan laut ya begini, daya beli menurun. Padahal ikan laut kondisi segar hanya sampai tiga hari,” paparnya. Sehingga ia melarikan stok ikan laut yang tersisa ke pelanggan-pelanggan mereka.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri Semeru Singgih. “Ini disebabkan oleh berkurangnya penangkapan ikan di laut karena cuaca dan angin yang masih kencang,” ujar laki-laki berkacamata ini. Singgih juga menjelaskan bila harga di pasar belum bisa dipastikan karena survei lapangan yang dilakukan timnya tidak bisa dilakukan setiap hari secara beruntun.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia