Kamis, 27 Jun 2019
radarkediri
icon-featured
Show Case
Aksi Cepat Tanggap

ACT Malang Bantu Penuhi Logistik Warga Terdampak Banjir di Pasuruan

20 Januari 2019, 11: 16: 49 WIB | editor : Adi Nugroho

TANGGAP: ACT Malang mengirimkan bantuan logistik ke warga terdampak banjir di Pasuruan.

TANGGAP: ACT Malang mengirimkan bantuan logistik ke warga terdampak banjir di Pasuruan.

Share this          

PASURUAN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Pasuruan menyebabkan beberapa sungai meluap hingga membanjiri rumah warga, Kamis (17/1). Pantauan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang, sedikitnya ada dua sungai yang meluap yakni Sungai Welang dan Sungai Gembong.

Koordinator Daerah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT Pasuruan Raya Arif Wibowo melaporkan, luapan dua sungai itu mengakibatkan terjadinya banjir kiriman. Kata Arif, banjir kiriman telah melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Gading dan Kecamatan Purworejo.

“Total ada 210 keluarga atau sekitar 800 jiwa yang terkena dampak banjir. Mereka adalah warga yang tinggal di 3 kelurahan dari 2 kecamatan itu. Kelurahan Karang Asem di Kecamatan Gading, Kelurahan Wirogunan dan Kelurahan Purutrejo di Kecamatan Purworejo,” papar Arif kepada ACTNews.

Menanggapi bencana banjir itu, ACT Malang telah mengirimkan bantuan logistik yang terdiri dari 100 kilogram beras, 10 karton air mineral, 8 jeriken minyak goreng, dan 4 karton sembako lainnya. Bantuan itu diserahkan ACT Malang kepada Tim MRI setempat yang bertugas di beberapa titik terdampak.

“Meski banjir telah surut, stok logistik sangat diperlukan untuk berjaga apabila terjadi banjir susulan. Sehingga tim MRI setempat bisa membantu warga dengan mendirikan Dapur Umum untuk memberikan layanan makanan cepat saji untuk warga yang terdampak, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi,” pungkas Warang Agung selaku Branch Manager ACT Malang.

MELUAP: Kondisi banjir di Pasuruan.

MELUAP: Kondisi banjir di Pasuruan.

(rk/die/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia