Jumat, 18 Jan 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Harga Mahal, Minat Konsumen Justru Naik

Minyak Curah Jenis Omega Alami Kenaikan

11 Januari 2019, 14: 25: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

LARIS: Pedagang di Pasar Setonobetek menimbang minyak curah yang dibeli konsumen, kemarin.

LARIS: Pedagang di Pasar Setonobetek menimbang minyak curah yang dibeli konsumen, kemarin. (Ramona Valentin - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA- Bahan makanan minyak mancur murah (curah) mengalami peningkatan permintaan. Hal tersebut berdampak pada kenaikan harga jualnya secara beruntun. Bahkan, di pasar tradisional harga minyak curah ini naik senilai Rp 100 per kilogram setiap hari.

Jujuk Zubaedah, salah seorang pedagang pracangan Pasar Setonobetek mengakui hal itu. “ Harganya sudah naik seminggu ini. Sedikit sih sekalinya naik harga. Tapi beruntun,” paparnya saat dijumpai Jawa Pos Radar Kediri di tokonya kemarin.

Kenaikan harga minyak curah jenis bawang nomor 2 ini senilai Rp 100 per kilogramnya. Tapi kenaikan ini berlangsung setiap hari. Sehingga harga jual minyak curah ini  menjadi Rp 10 ribu per kilogramnya. Sedangkan sebelumnya harganya Rp 9.500.  

Ia tidak mengetahui pasti apa yang menyebabkan bahan pokok ini naik harga. Yang pasti kenaikan harga ini tidak menghalangi daya beli masyarakat. Justru permintaan terhadap minyak curah semakin hari semakin meningkat. Sebaliknya permintaan minyak kemasan bermerk justru menurun. Banyak dari pelanggannya yang beralih dari minyak kemasan merek ke minyak curah. “Kalau dari takaran  memang banyak minyak curah. Satu liter minyak kemasan itu tidak ada satu kilogram. Dan kualitasnya tidak beda jauh,” terangnya. Untuk minyak kemasan merek yang ekonomi mengalami penurunan harga hingga Rp 1.000. Dari harga jual biasanya Rp12.500 menjadi Rp 11.500.

Ridwan Indrajid, pedagang pracangan di pasar yang sama, mengakui bila harga minyak curah naik. “Peminatnya bergeser terus karena melihat kualitas barangnya dan kuantitas barang yang didapatkan dengan harga yang lebih murah,” kata Indra. Minyak curah ia jual senilai Rp 10 ribu per kilogramnya. Sedangkan minyak kemasan ia jual dengan harga kisaran Rp 11.500 sampai Rp 13 ribu. Minyak curah yang mengalami kenaikan harga adalah jenis minyak curah omega dan minyak curah biasa. Dari pemasok kedua jenis minyak bawang ini selisih harga Rp 200 per kilogramnya.

Ellyn T. Brahmana, kepala BPS Kota Kediri mengakui bila penurunan harga minyak goreng sudah berlangsung sejak Desember tahun lalu. “ Minyak goreng mengalami penurunan harga sebesar 1,24 persen dengan andil penghambat inflasi sebesar 0,008 persen,” ungkapnya saat rilis inflasi. Secara keseluruhan untuk bahan makanan tetap memilki inflasi sebesar 1,71 persen. (rie/fud)

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia