Kamis, 19 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Dua Bioskop Lirik Kota Kediri

Investasi 2018 Tumbuh 60,08 persen

09 Januari 2019, 11: 44: 50 WIB | editor : Adi Nugroho

PUSAT BELANJA: Gedung Kediri Mall yang akan memiliki fasilitas bioskop dari salah satu jaringan sinema internasional.

PUSAT BELANJA: Gedung Kediri Mall yang akan memiliki fasilitas bioskop dari salah satu jaringan sinema internasional. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA- Kemudahan berinvestasi di Kota Kediri selama ini disambut baik oleh pelaku usaha. Hal ini terbukti dari nilai investasi Kota Tahu pada 2018 yang meningkat tajam. Terbaru, dua jaringan bioskop nasional pun bakal segera buka. Yaitu CGV Cinemas dan Cinema XXI.

Dari data yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), realisasi investasi 2018 tumbuh sebesar 60,08 persen dibanding 2017. Nilainya sebesar lebih dari Rp 717 miliar. Meningkat dari tahun lalu yang hanya Rp 448 miliar.

“Pertumbuhan ini seiring dengan tumbuhnya jumlah investor di Kota Kediri. Yakni pada 2018 ada 621 investor. Tumbuh 0,32 persen  dibanding 2017 yang berjumlah 619,” jelas Kabag Humas Apip Permana.

Apip menyebut bahwa investasi di Kota Kediri ini didominasi sektor tersier. Yang sesuai dengan tagline Kota Kediri ‘The Service City’. Lebih dari 96 persen  investasi atau sekitar Rp 694 miliar mengealir ke sektor ini. Sejumlah usaha yang masuk kategori sektor ini antara lain adalah perdagangan, pergudangan, perumahan, restoran, tempat hiburan, dan lain sebagainya.

Meroketnya capaian nilai investasi Kota Kediri ini menurutnya dipengaruhi langsung oleh adanya kebijakan pemkot dalam pelayanan terpadu satu pintu. Dengan memberikan kemudahan untuk mengurus perizinan berusaha di kota ini.

“Apalagi sekarang sudah diterapkannya sistem Online Single Submission ( OSS), yaitu model pelayanan berusaha sistem elektrik,” imbuhnya.

Sistem OSS merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha. Yang terintegrasi antarlembaga terkait. Dengan proses yang cepat dan murah. Yang memberikan kepastian kepada pemohon kapan selesainya surat perizinan. Pelaksanaan OSS ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2018.

Kemudahan berinvestasi di Kota Kediri ini diakui oleh Manajer Kediri Mall Irwan Hardiyanto. Meskipun pada awal 2018 di mall yang dulu dikenal dengan Pasar Raya Sri Ratu ini menutup gerai Sri Ratu Departement Store namun juga banyak dimasuki tenant nasional. Menurutnya peningkatan 60 persen investasi di Kota Kediri juga terasa di pusat perbelanjaan yang dikelolanya.

“Terutama tenant nasional, Oktober masuk Ace Hardware dan Informa. Desember kemarin yang masuk Kediri Mall adalah Burger King,” sebutnya.

Irwan pun mengharap ke depan agar kemudahan-kemudahan berinvestasi di Kota Kediri bisa dipertahankan. Terlebih bisa ditingkatkan lagi pelayanannya. Hal ini menurutnya bisa menjadi nilai tambah sebagai potensi kota yang dilirik investor. Terlebih kedepan Kediri memiliki rencana pembangunan bandara yang sudah matang. “Diharapkan bisa sebagai getok tular ke investor lainnya yang belum dan akan berinvestasi di Kota Kediri,” ujarnya.

Untuk tahun ini, di Kediri Mall juga tengah mempersiapkan gedung baru sebagai tempat bioskop CGV Cinemas. Tepatnya ada di lantai paling atas yang dulunya digunakan sebagai convention hall. Papan penunjuk pun juga telah dipasang di beberapa sisi. Seperti penunjuk pada eskalator dan lift.

“Rencananya Insya Allah akan buka pada pertengahan tahun ini,” akunya.

Selain kabar masuknya bioskop CGV Cinemas di Kediri Mall, juga ada kabar lain.  Forum diskusi Kediri Project & Development Skyscrapercity Indonesia juga menyebut bakal hadirnya jaringan bioskop lagi di Kota Tahu yakni Cinema XXI. Hal ini juga diperkuat dengan  banner di lantai 3 Ramayana Departemen Store Jalan PB Sudirman yang bertuliskan akan hadirnya Cinema XXI di 2019.

Cinema XXI sendiri merupakan jaringan bioskop yang masuk dalam Cineplex 21 group. Merupakan bioskop dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia. Kabar masuknya bioskop tersebut di Kota Kediri tentunya setelah melihat potensi perkembangan kota ini yang cukup pesat. Terlebih persiapan rencana pembangunan Jalan Tol dan Bandara. Hal ini tentunya membuat nilai tambah bagi Kota Kediri sebagai kota yang layak sebagai tujuan investasi.

Masuknya dua bioskop tersebut bisa menambah pilihan warga Kota Kediri untuk menonton film layar lebar. Saat ini Kota Kediri hanya memiliki 1 bioskop yakni Golden Theater.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia