Jumat, 18 Jan 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Ratusan APK DPD Mangkrak

Calon Senator Tak Kunjung Mengambil

08 Januari 2019, 11: 19: 37 WIB | editor : Adi Nugroho

SUDAH JADI: Petugas KPU Kabupaten Kediri menata APK untuk calon anggota DPD. Ratusan APK itu belum diambil yang punya.

SUDAH JADI: Petugas KPU Kabupaten Kediri menata APK untuk calon anggota DPD. Ratusan APK itu belum diambil yang punya. (Andhika Attar - radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN- Ratusan alat peraga kampanye (APK) untuk calon anggota DPD masih terbengkalai di kantor KPU Kabupaten Kediri, kemarin. Peraga kampanye berjenis spanduk tersebut merupakan fasilitas dari pihak KPU. Tidak ada biaya pembuatan yang dibebankan kepada calon anggota DPD.

Meskipun merupakan bagian dari fasilitas dan gratis, namun caleg DPD justru enggan untuk memanfaatkannya. sejak sekitar Oktober tahun lalu spanduk tersebut dicetak hanya sebagian kecil para calon senator itu yang mengambilnya.

“Hanya ada delapan calon DPD yang sudah mengambil pada kami. Sedangkan sisanya masih kami simpan di sini,” ujar Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri Ronny Juli Tri Ernowo.

Total ada 28 APK untuk calon anggota DPD yang ada di Jawa Timur. Itu artinya, masih ada 20 APK yang belum diambil di KPU Kabupaten Kediri. Sedangkan dalam setiap APK tersebut terdapat 10 lembar spanduk.

Menurut Ronny, pihaknya telah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan perwakilan calon anggota senator tersebut. Pada saat pertemuan perwakilan para calon sejatinya telah menyanggupi untuk mengambil. Namun hingga sekarang, mayoritas belum ada yang melakukan.

“Kemungkinan karena tidak semua caleg tersebut mempunyai perwakilan atau tim di tiap daerah,” papar Ronny.

Berdasarkan keterangannya, fenomena serupa juga terjadi di KPU Kabupaten/Kota lainnya. Menurutnya hampir semua merasakan hal yang sama. Pasalnya, ada yang beranggapan baru akan memasang APK tersebut mendekati pemilihan berlangsung. Ada yang beranggapan bahwa jika dipasang jauh hari akan rusak dan tidak bertahan lama.

Ronny menyayangkan fenomena tersebut. Pasalnya, sikap itu membuat masyarakat merugi. Masyarakat menjadi kurang teredukasi siapa calon DPD yang akan mereka pilih nantinya. Hal itu akan negatif terhadap pembelajaran politik.

Oleh karena itu, pihaknya berharap para calon anggota DPD yang belum mengambil APK agar segera mengambilnya. Pihaknya tidak mengharuskan yang bersangkutan langsung mengambil. “Boleh kok perwakilan yang mengambil,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam Pilpres 2019, KPU Kabupaten Kediri memfasilitasi untuk mencetak baliho sebanyak 10 buah per pasangan calon (paslon). Sedangkan untuk spanduk akan dicetak sebanyak 16 buah per paslon.

Sama halnya dengan Pilpres 2019, KPU Kabupaten Kediri juga akan memfasilitasi APK untuk peserta pemilu. Jika pada pilpres hanya ada dua peserta, maka dalam pileg ada sejumlah parpol peserta pemilu. Yaitu, berjumlah 16 parpol.

Pihak KPU Kabupaten Kediri sendiri akan mencetak baliho sebanyak 10 buah per parpol. Sedangkan untuk spanduk, KPU akan mencetaknya sebanyak 16 spanduk per parpol.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia