Senin, 20 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Jenazah Pelajar yang Terseret Arus Brantas Ditemukan

01 Januari 2019, 15: 19: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

DITEMUKAN: Tim gabungan mengevakuasi jenazah pelajar yang terseret arus.

DITEMUKAN: Tim gabungan mengevakuasi jenazah pelajar yang terseret arus.

Share this          

KEDIRI - Jenazah Arif Heldinata Agro Wibono, 13, yang tenggelam di Sungai Brantas atau tepatnya di bawah jembatan Desa Papar sudah ditemukan. Kemarin sekitar pukul 09.30 WIB, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, Polsek Papar, Koramil Papar, Basarnas Trenggalek, dan para Relawan berhasil menemukan mayat korban.

“Setelah tim menyusuri arus aliran air yang mengarah ke utara, baru sekitar satu kilometer petugas menemukan korban di tepi sungai,” ungkap Plt BPBD Kabupaten Kediri Randi Agata.

Kasi Humas Polsek Papar Aipda M Bahroni mengungkapkan bahwa tim gabungan yang dikerahkan sejak hari Sabtu (29/12) itu, baru mendapatkan hasil kemarin pagi. “Tim yang terjun ke lapangan berhasil menemukannya dalam keadaan telah meninggal di tepi sungai,” ungkapnya.

Setelah menemukan mayat, petugas segera melakukan pendataan dan penanganan awal di lokasi penemuan mayat. Selanjutnya, petugas segera membawa mayat ke posko yang berada di balai Desa Papar. Untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan visum.

Diketahui bahwa pencarian yang sudah dilakukan sejak Sabtu (29/12) lalu, baru bisa mendapatkan hasil setelah hampir 21 jam pencarian. Lamanya pencarian diakibatkan oleh beberapa hal. Apalagi hingga Sabtu sore belum ditemukan, menginjak malam hari petugas semakin kesulitan untuk mencari keberadaan korban. Hal ini terjadi karena keterbatasan pencahayaan. Wilayah di lokasi sangat gelap. Baru kemarin pagi petugas memaksimalkan pencarian hingga akhirnya berhasil menemukan korban.

Diketahui Sabtu (29/12) sekitar pukul 11.00 WIB, korban tenggelam terseret aliran arus Sungai Brantas. Saat itu, ia sedang bermain dengan temannya dan terpeleset. Karena derasnya arus sungai, Arif tenggelam.

Dari penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya penganiayaan di tubuh korban. Namun petugas tetap harus menunggu dari hasil visum. “Kita masih belum tahu pasti apa penyebabnya, kita tunggu saja hasil pemeriksaan medis,” tambah Roni.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia