Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Mayat Pria Ditemukan Membusuk

31 Desember 2018, 18: 12: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

jenazah membusuk

MEMBUSUK: Jenazah yang ditemukan di kamar. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA – Warga Kelurahan Banjaran Gang 1 dihebohkan dengan penemuan salah satu warganya yang sudah membusuk, kemarin (29/12). Belakangan diketahui, sosok yang ditemukan tewas di dalam kamar tersebut adalah Widianto, 46.

          Diduga, Widianto sudah meninggal sudah dua hari lalu. Hanya saja warga baru mengetahuinya sekitar pukul 08.00 WIB. “Berawal laporan dari keponakan  korban dan diteruskan ke pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Kediri Kota AKP Suyitno.

          Sebelum diketahui, warga sekitar mencium bau busuk yang berasal dari sekitar rumah korban. Warga terus mencari sumber bau busuk tersebut, karena awalnya dipikir adalah bangkai binatang.

          Namun dugaan warga salah, bau menyengat tersebut ternyata berasal dari dalam rumah korban. Warga menghubungi Arif Jadmiko, 20 yang tak lain saudara Widianto untuk ikut memeriksa.

          Ternyata benar, saat pintu kamar Widianto terbuka, tubuhnya sudah membusuk dan tergeletak di lantai dengan tangan terlentang. Kondisi korban juga sudah membengkak dan menghitam.

          Berdasarkan keterangan dari saksi yang diberikan ke pihak kepolisian, terakhir kali Arif melihat pamannya pada Kamis (27/12). “Menurut keterangan saksi, ia dimintai tolong untuk membelikan mi goreng dan memasaknya. Setelah itu, korban pergi keluar rumah, dan kembali sekitar pukul 19.00 untuk mandi, dan tidur di dalam kamarnya,” imbuh Suyitno.

          Setelah itu, Jumat (28/12) malam tiba-tiba Arif mencium bau tidak enak yang diduga bangkai binatang, namun saat dicari, ia tidak menemukannya. Lalu pada Sabtu (29/12) setelah dicari lagi bersama dengan tetangganya, ternyata bau tersebut berasal dari kamar pamannya.

          Kemudian pihak Polsek Kediri Kota membawa jenasah Widianto untuk dilakukan visum dan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri. Dugaan awal, Widianto meninggal karena sakit jantung. “Awalnya korban sempat mengeluh sesak nafas dan sakit di dada kepada saksi, namun saat diajak berobat, korban menolak,” terang Suyitno.

 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia