Minggu, 19 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Pencuri Motor Asal Kecamatan Kandat Berakhir di Bui

31 Desember 2018, 18: 07: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

pencuri motor

BUKTI: Sejumlah motor yang berhasil diamankan polisi. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Berakhir sudah aksi kejahatan yang dilakukan Andri Widodo, 25, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Perbuatannya mencuri sepeda motor, membuatnya harus digelandang oleh petugas untuk diamankan. Yang mengejutkan, aksi kriminalnya itu ternyata telah dilakukan empat kali.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan Jawa Pos Radar Kediri, pada Jumat (28/12) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas berhasil mengamankan Andri di rumahnya.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas kepolisian mendapat laporan warga. “Warga mengaku sering terjadi pencurian sepeda motor,” jelas Iptu Roni Robi, kanitreskrim Polres Kediri.

Bermula saat salah satu korban, Misah, 64, warga Desa Cengkok, Kecamatan Kandat melapor telah kehilangan motornya Yamaha Jupiter MX AG 3628 AQ, akhir November lalu (20/11). Berdasarkan laporan itulah, petugas melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya dicurigai Andri Widodo, 25 yang sempat terlihat di lokasi kejadian.

 “Petugas lalu melakukan penyelidikan dan menemukan bukti kalau tersangka  sempat terlihat membawa motor milik korban,” terangnya. Tak ingin pelaku kabur, petugas langsung melakukan penangkapan. Andri pun pasrah dan tidak melakukan perlawanan.

Namun sayang ketika diamankan, barang bukti berupa sepeda motor sudah beralih tangan. Pengakuan mengejutkan lainnya, pencurian ini bukan kali pertama. Di hadapan petugas, Andri mengaku telah mencuri tiga motor. Motor itu pun dijual ke beberapa orang. “Empat sepeda motor telah dijual dengan harga murah sekitar Rp 300 ribu per motor,” imbuhnya.

Mengetahui hal tersebut, petugas mendatangi satu persatu orang yang membeli sepeda motor hasil curian tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar sepeda motor tersebut merupakan barang hilang yang dilaporkan.

Untuk diketahui, modus yang digunakan oleh Widodo adalah mengambil sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir sawah. Biasanya sekitar pukul 10.00 WIB. Saat para korban sedang sibuk bekerja di sawah.

Tak hanya Misah, pertengah Desember (17/12), kejadian serupa kembali terjadi. Sebuah sepeda motor Honda Smash milik Kardi, 58, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat hilang ketika di ditinggal bekerja di sawah.

Jarak dua hari (19/12) Nardi, 32, warga Desa Cendono, Kecamatan Kandat. Kehilangan sepeda motor Honda Grand AG 4537 KJ ketika sedang ditaruh di pinggir sawah Desa Cendono, Kecamatan Kandat.

Keesokan harinya (20/12) di waktu yang sama, sepeda motor Jupiter MX AG 3628 AQ milik Misan, 64 juga menghilang. “Mayoritas pencurian dilakukan di sekitar sawah, korban yang saat itu berada di sawah tidak menyadari sepeda motornya tidak berada di tempat,” imbuh Roni.

Untuk proses selanjutnya, Andri beserta barang bukti berupa tiga sepeda motor telah diamankan di Polres Kediri. Akibat perbuatannya, Andri telah melanggar pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan. Dengan maksimal hukuman penjara selama tujuh tahun.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia