Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Mata Kanan Alam Berangsur Membaik

28 Desember 2018, 14: 40: 33 WIB | editor : Adi Nugroho

ILUSTRASI: AFRIZAL-JPRK

ILUSTRASI: AFRIZAL-JPRK

Share this          

KEDIRI KOTA – Kondisi Alam Fajar, 56, staf Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, yang disiram cairan diduga air keras oleh orang tak dikenal, berangsur membaik. Namun, hingga kemarin PNS asal Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Surabaya.

Menurut dari Ria, anak perempuan Alam, kondisi ayahnya mulai pulih. Mata kanannya yang terkena cairan tersebut telah membaik. “Mata kirinya yang belum sembuh,” imbuhnya.

Ria menjelaskan bahwa mata kiri ayahnya terluka cukup parah setelah insiden penyiraman oleh orang tak dikenal pada Rabu (19/12) silam. Sempat diperiksa dan dirawat di RSUD Gambiran, Alam akhirnya dirujuk di RSUD Dr Soetomo.

Sampai kemarin, Ria mengungkapkan, belum dilakukan operasi terhadap ayahnya. Alasannya, menurut dia, karena masih ada luka yang harus ditangani.  “Insya Allah nanti dioperasi, menunggu lukanya pulih terlebih dahulu,” ungkapnya.

Ria menambahkan, luka yang diderita sang ayah sebenarnya lumayan parah. Itu karena sudah lebih dari seminggu masih perlu penanganan medis.  Makanya, meski terus membaik kondisi kesehatan Alam masih dalam pantauan dokter. Dirinya masih belum boleh meninggalkan rumah sakit.

“Ya karena masih dalam penanganan medis. Saya berharap agar luka ayahn cepat sembuh supaya bisa kembali beraktivitas seperti dahulu lagi,” tuturnya.

Alam dirujuk ke RSUD Dr Soetomo lantaran spesialisasi dari apa yang diderita pasien hanya khusus ada di sana. Kendati sebelumnya sempat dirawat di RSUD Gambiran, tetapi hari kedua staf dishub ini langsung dirujuk ke rumahsakit milik Provinsi Jatim. Fasilitas di sana dirasa mampu menangani luka yang dideritanya.

Sementara itu, Polsek Kediri Kota yang menangani kasus teror penyiraman cairan diduga bahan kimia ini masih belum menemukan temuan baru dari penyelidikan. Kapolsek Kediri Kota AKP Suyitno menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami kasus penyiraman terhadap pegawai dishub tersebut. “Masih dalam proses pendalaman penyelidikan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Alam diserang orang tidak dikenal saat berangkat ke masjid dekat kediamannya di Gang Sunan Ampel I, Kelurahan Rejomulyo, KecamatanKota Kediri, Rabu (19/12). Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul pengendara sepeda motor menggunakan helm teropong dan menyiramkan cairan diduga air keras.

Alam terjatuh kesakitan. Sementara pelaku melarikan diri. Warga yang mendengar teriakan Alam langsung membantu membangunkannya. Lalu mengantarkan Alam ke RSUD Gambiran.

Hingga saat ini, Polsek Kediri Kota mengamankan barang bukti pakaian, sarung, dan kopiah yang terdapat bekas cairan penyiram. Polisi masih memeriksa cairan yang digunakan pelaku di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim.

(rk/die/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia