Kamis, 19 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Show Case

Alumnus Kebidanan yang Takut Jarum Suntik

24 Desember 2018, 15: 20: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

CERIA: Decy Martarena dan suami.

CERIA: Decy Martarena dan suami. (Decy Martarena for radarkediri.id)

Share this          

Pernah kuliah di sekolah kesehatan, Decy Martarena, 29, tentu akrab dengan jarum suntik. Namun apa jadinya jika dia fobia dengan besi kecil yang tajam ini. Ya, meski sempat menggeluti dunia kesehatan, wanita yang berdomisili di Wilayah Katang, Desa Sukorejo, Ngasem ini ternyata memang sangat takut dengan jarum suntik. “Sampai sekarang saya masih takut kalau disuntik,” ujarnya.

Bahkan saat masih kuliah di jurusan kebidanan STIKES Ken Dedes Malang, ibu satu anak ini pernah punya pengalaman unik sekaligus mendebarkan. Saat praktikum, ia diwajibkan untuk menginfus pasien. Namanya kewajiban, Decy pun mencoba memberanikan dirinya. Namun apa daya, karena belum bisa mengatasi fobia, Decy gemetaran.

Hasilnya, sebenarnya cukup lumayan. Infus tertancap di tangan pasien sesuai dengan teori yang dipelajari. Tapi sesaat kemudian, ‘bencana’ terjadi. “Saat itu salah pembuluh darah. Saya jadi takut dan merasa bersalah,” ungkap pemegang usaha De Chicken Kediri ini.

Karena kejadian itu, Decy yang sebelumnya memang takut jarum suntik, tambah takut lagi. Dia bahkan sempat menolak untuk menginfus pasien selama dua minggu.

Namun berkat ketelatenannya, lambat laun Decy mulai terbiasa. Infus-menginfus pasien pun ia lakukan lagi sesuai dengan tanggung jawabnya. Kendati demikian, ketakutannya akan jarum suntik ternyata belum benar-benar teratasi. Bahkan sampai akhirnya lulus kuliah kebidanan, Decy masih ogah-ogahan untuk disuntik. “Kalau nyuntik masih berani, tapi kalau disuntik saya milih jarum baby (kecil, Red) aja,” paparnya lantas tersenyum.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia