Sabtu, 19 Jan 2019
radarkediri
icon featured
Features
OTOMOTIF

Cek Ricek Motormu, Jangan Tunggu Rusak

12 Desember 2018, 17: 35: 41 WIB | editor : Adi Nugroho

HARUS RUTIN: Mekanik saat mengecek kondisi kendaraan di salah satu bengkel di Kras. Pengecekan rutin harus dilakukan untuk menjaga kondisi kendaraan tetap fit.

HARUS RUTIN: Mekanik saat mengecek kondisi kendaraan di salah satu bengkel di Kras. Pengecekan rutin harus dilakukan untuk menjaga kondisi kendaraan tetap fit. (RAMONA VALENTIN – RadarKediri.JawaPos.com)

Demi performa motor, memang perlu diperhatikan dari segi penampilannya. Tapi ingat, kondisi bodi luar dan dalam motormu jauh lebih penting. Tidak hanya untuk keselamatan, tapi juga menunjang daya tahan si kuda besi kesayanganmu.

“Untuk masalah servis, jangan tunggu motor rusak dulu. Mencegahnya saat masih baik-baik saja justru lebih baik,” ungkap Karyawan Yamaha Divisi Servis Area Kediri Restu Prima Bagus.

Restu mengungkapkan bila memberikan servis motor tidak hanya sekadar kewajiban bagi si pemilik motor. Melainkan sebagai kebutuhan untuk menjaga kestabilan dan performa motor.

Servis motor ia rekomendasikan per 3 bulan atau per 3 ribu kilometer. Diakuinya bila servis motor juga mengarah pada perawatan si motor. Mulai dari pengecekan, pembersihan hingga penyetelan terhadap komponen.

“Karena standarisasi motor juga harus tetap terjaga, jangan sampai komponen-komponen motor berada di bawah standar,” imbuhnya.  Ia menjelaskan bila menjaga standarisasi komponen motor juga untuk kelayakan dan kenyamanan saat motor dikendarai. Hal tersebut juga mengutamakan keselamatan saat berkendara. Bila layak dan nyaman, keselamatan bagi pengendara dan motor yang dikendarai menjadi terjaga.

Terkait servis motor, tak peduli motor lama maupun motor baru. Keduanya diakui Restu sama-sama membutuhkan sentuhan servis. Disesuaikan dengan kondisi masing-masing motor. “Sebenarnya sama saja, kita juga lihatnya berdasarkan kilometer, apakah motor ini termasuk baru atau sudah lama,”  ungkapnya.  Setelah langkah pengecekan kilometer pada motor, pihak servis akan mengambil tindakan sesuai kebutuhan motor tersebut.

Bila dilihat di pasaran cukup banyak motor yang tersebar. Seperti motor bebek dan matik.  “ Kalau matik dan bebek perbedaanya hanya pada satu item servis. Yaitu bagian continuously variable transmission (CVT),” papar Restu.

Dijelaskan pula, pada bagian CVT untuk servis matik pembersihan saluran udara rumah v-belt, lalu pelumasan setiap 12 ribu kilometer per bulan. Hingga pergantian v-belt setiap 25 ribu kilometer.

Dampak apabila motor tidak mendapatkan servis yang sesuai yaitu bisa menyebabkan kerusakan dan masalah lebih lanjut pada motor. Ia juga paparkan bila terdapat gangguan lain seperti konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak alias boros. 

(rk/die/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia