Senin, 19 Nov 2018
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal

Jalan Licin, Menyalip Bus, Siswa SMK Tewas

Jumat, 09 Nov 2018 12:24 | editor : Adi Nugroho

bus laka

Kecelakaan di Kota Kediri (Ilustrasi: Afrizal - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KOTA – Jalanan di Kota Kediri kembali memakan korban. Kali ini, seorang siswa SMK meninggal usai terlindas bus Harapan Jaya. Kejadian mengenaskan ini terjadi kemarin petang (8/11) sekitar pukul 17.00. Lokasinya di Jalan Bandarngalim. Tepatnya di barat jembatan.

Korbannya bernama  Widiya Octaviana, 18. Warga Desa Toyoresmi, Ngasem. Saat itu korban tengah dalam perjalanan pulang dari sekolahnya yang berada di Jalan Veteran. Dia mengendarai Honda Vario merah bernopol AG 3757 HM.

“Saat itu jalanan tadi sedang ramai,” terang seorang warga Bandarngalim bernama Viking Dariyanto, yang menjadi saksi mata.

Saat kondisi padat itu korban berupaya mendahului bus Harapan Jaya nopol AG 7136 US. Karena berusaha mencari celah, korban berusaha menyalip dari sisi kiri. Sayangnya, jalanan relatif licin setelah hujan deras mengguyur Kota Kediri kemarin. Akibatnya, Widiya sulit menjaga keseimbangan. Motor yang dikendarainya menyenggol bodi bus bagian belakang. Motornya terpelanting. Nahasnya, tubuh gadis itu jatuh tepat di depan ban belakang kiri bus.

TKP: Warga dan polisi mengevakuasi jenazah korban.

TKP: Warga dan polisi mengevakuasi jenazah korban. (IQBAL SYAHRONI - RadarKediri.JawaPos.com)

Lebih ironis lagi, pengemudi bus yang diketahui bernama Muali, 37, tak menyadari bila ada pengendara motor terjatuh di bawah kendaraanya. Warga Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, it uterus melajukan busnya. Tak ayal, tubuh Widiya pun terlindas roda bus.

Orang-orang yang mengetahui kejadian itu sontak berteriak-teriak. Meminta bus agar berhenti. Namun, bus tetap melaju ke arah timur.

Sebagian warga berinisiatif mengejar bus tersebut. Mereka mengira pengemudi bus akan melarikan diri. Akhirnya, bus bisa dihentikan di Jalan Urip Sumoharjo. “Tadi (bus) berhasil dihentikan di depan TPU Kaliombo,” terang Viking.

Menurut keterangan warga yang mendatangi bus, sopir mengaku tak berniat melarikan diri. Namun, dia justru tidak tahu telah melindas pengendara motor. Bahkan, penumpang yang ada juga mengaku tak merasakan roda bus menggilas sesuatu.

Akibat kejadian tersebut sempat membuat jalanan sekitar Bandarngalim, Kaliombo, dan Panglima Sudirman macet. Warga yang penasaran berdatangan untuk melihat kejadian tersebut. Selain itu, jalanan di daerah itu memang padat kendaraan bila sore hari.

          Kemacetan tersebut sedikit demi sedikit diurai oleh beberapa warga dan petugas Satpol PP Kota Kediri yang berada di TKP. Para saksi yang berada di antara kerumunan warga juga berusaha menghubungi keluarga dari Widiya.

          Unit Laka Satlantas Polres Kediri Kota datang dan langsung mengamankan keadaan jalan yang sedang ramai tersebut. Dengan dibantu oleh beberapa saksi yang berada di TKP, korban Widiya pun diangkut dan dimasukkan ke dalam kantung mayat. “Korban dibawa oleh anggota ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri,” ujar Aipda Deni  Setiawan, anggota Unit Laka Satlantas Polres Kediri Kota.

          Setelah mendata dan menanyai saksi, polisi mengamankan barang bukti. Yaitu berupa sepeda motor vario milik Widiya dan bus Harapan Jaya. Motor korban dibawa ke Mako Satlantas Polres Kediri Kota. Sedangkan barang bukti berupa bus dibawa ke Terminal Lama di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren.

(rk/rq/die/JPR)

Alur Cerita Berita

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia