Senin, 19 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Politik

Sam Ratulangi Tak Semrawut Lagi

Rabu, 07 Nov 2018 14:22 | editor : Adi Nugroho

jalan pasar setonobetek

LAPANG: Suasana Jalan Sam Ratulangi, kemarin, menjadi lancar setelah parkir kembali ke area dalam pasar. (DIDIN SAPUTRO - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KOTA - Tak hanya bagian depan Pasar Setonobetek yang berwarjah baru. Bagian belakang pun juga punya suasana baru. Tepatnya di lokasi penampungan pedagang selama proses pembangunan Blok A. Kini, tempat itu sudah kembali lapang. Dan berfungsi sebagai lokasi parkir pengunjung.

Imbasnya, Jalan Sam Ratulangi yang ada di timur pasar jadi lancar kembali. Tidak ada lagi motor atau kendaraan yang terparkir di sepanjang ruas jalan itu. Bahu jalan pun menjadi terlihat bersih.

“Karena pemindahan pedagang ke blok A sudah selesai, jadi parkir kami kembalikan ke dalam,” terang Koordinator Pasar Setonobetek Zahinar Dian.

Selama pedagang menempati penampungan, parkir pasar ditempatkan di jalanan itu. Kondisi tersebut membuat jalan menjadi semrawut. Tak jarang terjadi kemacetan parah.

Saat ini, ketika memasuki pasar dari sisi timur, suasananya sudah berbeda. Lapak pedagang sudah tak ada lagi. Sebelumnya berjajar mulai dari pintu masuk. “Lapak penampungan sudah kami bongkar satu minggu yang lalu,” tegas Dian saat ditemui di ruang kerjanya.

Dian menjelaskan, selama pedagang blok A direlokasi ke tempat penampungan tahun lalu, pihak pasar meminta izin polisi dan dinas perhubungan (dishub). Agar diperbolehkan menggunakan jalan itu. Selain untuk parkir juga sebagai tempat berjualan pedagang lesehan.

Walaupun kini sudah bersih, Dian masih menyimpan kekhawatiran. Yaitu pedagang lesehan tetap berjualan di bahu jalan atau trotoar. Sebab, pedagang lesehan adalah pedagang yang bukan permanen. Setiap saat bisa berpindah tempat.

“Itu yang dikhawatirkan (mereka) akan memenuhi bahu jalan lagi,” sahutnya.

Kalau ada pedagang lesehan yang seperti itu, petugas akan mengimbau untuk masuk ke pasar. Sepanjang tempat di dalam pasar masih mencukupi. Apabila tempatnya tidak ada, Dian menyarankan  pedagang itu pindah ke pasar lain.

“Ini semua demi kenyamanan dan keamanan bersama,” dalihnya.

Dian memperkirakan masih aka nada satu dua pedagang yang nekat berjualan di bahu jalan itu. Tapi, petugas tak akan tinggal diam. Mereka akan mengingatkan dan memberi teguran.

Sementara itu, Dian mengingatkan agar pengunjung pasar memarkir kendaraan di area dalam. Agar Jalan Sam Ratulangi bisa lega dan berfungsi seperti semula.

Andik Prasetya, pengunjung pasar, mengaku lebih nyaman dengan kondisi seperti ini. Selain lokasi parkir yang semakin luas, juga keadaan jalan timur pasar yang lebih tertata.

Hal yang sama juga disampaikan Sumantri, tukang becak yang setiap hari mangkal di Jalan Sam Ratulangi. Menurutnya, usai pemindahan parkir dari bahu jalan ke dalam pasar itu tidak mengganggu lalu lintas di sana. “Dulu saat parkir di luar sering macet, apalagi saat pagi,” tandasnya.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia