Jumat, 16 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk Dua Begal Perampas Motor

Rabu, 07 Nov 2018 13:39 | editor : Adi Nugroho

begal

begal kediri (Ilustrasi: Afrizal - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KOTA – Polisi terus menabuh genderang perang pada para penjahat jalanan. Kali ini, mereka berhasil meringkus dua begal yang biasa beraksi di jalanan. Bahkan, tak hanya merampas, kedua begal ini tega melukai korban.

Dua begal itu adalah Purnomo alias Gotro, 32, warga Kanyoran, Semen. Serta Gianto alias Kepet, 30, warga Puhsarang, Semen. Keduanya pun dipertontonkan dalam press release di Mapolres Kediri Kota Kemarin.

“Keduanya beraksi pada malam hari,” terang Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi.

begal jalanan kota kediri

PERANG LAWAN BEGAL: Barang bukti aksi begal jalanan di Kediri yang tertangkap. (IQBAL SYAHRONI - RadarKediri.JawaPos.com)

Menurut Anthon, kedua begal itu diamankan terpisah. Mereka ditangkap ketika berada di rumahnya masing-masing. Penangkapan itu terjadi setelah polisi mendapatkan laporan dari korban, Ale Winski Eka, 16. Warga Desa Sidomulyo, Semen, itu menjadi korban perampasan motor kedua begal tersebut. Tepatnya pada Selasa (25/9) lalu.

Kejadian tersebut berawal saat Ale melintas di jalan raya Sidomulyo sekitar pukul 01.30 WIB. Dia dalam perjalanan dari Desa Bulu, Semen, dan hendak pulang. Namun, saat itu tiba-tiba dia dipepet oleh dua orang yang berboncengan dengan mengendarai Yamaha Mio merah tanpa plat nomor. “Kepet yang ada di depan,” terang Anthon.

Kemudian, Gotro dan Kepet menyuruh Ale  menghentikan motornya.  Dalihnya adalah ingin pinjam korek api untuk menyalakan rokok. Namun, belum sempat memberikan korek api, Ale langsung dipukul oleh kedua pelaku. Pemukulan dilakukan di bagian badan dan wajah. Oleh kedua orang itu, Ale ditarik dari motor dan digeletakkan di bahu jalan. Setelah itu motor langsung dibawa kabur.

Ale kemudian melapor ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mulai bisa mendeteksi keberadaan pelaku. Polisi mengendusnya melalui transaksi jual beli HP merek Lenovo A-1000. Handphone itu milik korban yang ada di jok motor yang dibawa kabur pelaku.

Polisi pun mendatangi pembeli HP bernama Darmuji, 42, warga Desa Puhsarang. Dan benar, HP sesuai dengan spesifikasi yang diberikan korban. Polisi kemudian mengorek keterangan dari Darmuji.

Keterangan Darmuji itulah yang mengarah ke Purnomo. Tak kesulitan, polisi bisa menangkap lelaki beralias Gotro itu di rumahnya. Termasuk mendapatkan barang bukti berupa motor Vario milik korban di rumah tersangka.

Dari mulut Gotro polisi kemudian mendapatkan nama dan alamat Kepet. Polisi pun meluncur ke rumah tersangka tersebut. Mengamankannya ketika Kepet terlelap tidur.

          Keduanya saat ini diamankan di Polres Kediri Kota. Keduanya diancam pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan. “Mereka terancam pidana penjara maksimal 12 tahun,” pungkas Anthon.

Aksi Kejam Begal Jalanan

-         Pelaku beraksi di malam hari

-         Pelaku mendekati pengendara motor yang telah diincar.

-         Kedua pelaku kemudian memepet motor korban hingga ke bahu jalan.

-         Salah seorang pelaku mengaku hendak pinjam korek api.

-         Saat korban berhenti, kedua pelaku langsung memukuli tubuh dan wajah korban. Setelah itu menyeretnya dan meletakkan di bahu jalan.

-         Pelaku kemudian membawa kabur motor korban.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia