Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

CPNS Kabupaten Kediri: 7 Jabatan Tak Ada Peminat

23 Oktober 2018, 10: 42: 37 WIB | editor : Adi Nugroho

CPNS Kabupaten Kediri: 7 Jabatan Tak Ada Peminat

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Banyak orang tertarik mengikuti seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, tidak semua formasi diminati. Bahkan ada jabatan yang ditawarkan, tidak ada peminatnya.

Seperti jabatan dokter spesialis yang dibuka Pemkab Kediri misalnya. Pada seleksi aparatur sipil negara (ASN) tahun ini, dipastikan, lebih dari separo jabatan dokter spesialis tidak ada pelamarnya alias kosong.

“Untuk formasi dokter spesialis, dari 12 jabatan yang dibutuhkan hanya ada lima jabatan yang terdapat pelamar,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Sukadi kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin (21/10).

afrizal

Formasi CPNS (Ilustrasi: Afrizal - RadarKediri.JawaPos.com)

Itu artinya, ada tujuh jabatan dokter spesialis yang tidak ada peminat. Alhasil, dalam pengisian PNS formasi ini nanti dapat dipastikan Kabupaten Kediri masih tetap kekurangan jumlah dokter spesialis. Padahal, Sukadi mengakui, pemkab sedang membutuhkan PNS tenaga dokter spesialis.

Tujuh jabatan dokter spesialis yang tidak ada pelamarnya ini, menurut dia, adalah dokter spesialis penyakit dalam; radiologi; telinga, hidung, dan tenggorokan (THT); bedah syaraf; urologi; rehab medik; dan dokter gigi spesialis orthodonti.

Sedangkan, lima jabatan dokter yang tidak ada pelamarnya, lanjut Sukadi, adalah dokter spesialis bedah; anak; anestesi; mata; dan orthopedi. Formasi tersebut tersebar untuk dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Kediri. Yaitu RSUD Pare dan RSUD Simpang Lima Gumul (SLG).

 Selain formasi dokter spesialis yang sepi pelamar, Sukadi mengungkapkan, formasi disabilitas dan cum laude pun sangat minim. “Untuk alokasi khusus penyandang disabilitas, dari empat jabatan hanya satu jabatan yang ada pelamarnya,” paparnya.

Jabatan yang ada pelamarnya tersebut adalah pengelola kesehatan ternak besar, kecil, dan unggas. Sedangkan tiga jabatan sisanya yang tidak ada pelamarnya adalah penata ruang ahli pertama, pengelola perencanaan teknis tata bangunan serta pengelola teknis survei jaringan prasarana dan pelayanan.

Sama dengan formasi untuk penyandang disabilitas, formasi untuk lulusan terbaik atau cum laude juga hanya satu jabatan yang ada pelamarnya dari empat yang disediakan. Jabatan tersebut adalah auditor ahli pertama dengan kualifikasi S-1 Akuntansi.

Sedangkan tiga jabatan yang tidak ada pelamarnya adalah penilik jalan, teknik jalan dan jembatan ahli pertama serta auditor ahli pertama dengan kualifikasi S-1 Teknik Sipil dan Perencanaan.

Berbeda dengan formasi tenaga honorer kategori dua (K-2) yang tidak ada pelamarnya akan dianggap hangus, dalam formasi disabilitas dan cum laude tersebut jika ada yang kosong bisa digunakan oleh pelamar dari formasi umum.

“Tentunya pada jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sesuai serta memenuhi passing grade peringkat terbaik,” tegas Sukadi.

Terkait hasil seleksi administrasi, BKD Kabupaten Kediri telah mengunggahnya dalam situs Pemkab Kediri. Di sana, pelamar CPNS Kabupaten Kediri bisa mengetahui apakah lolos atau tidak.

Di samping itu, para pelamar dapat melihat pada akun pendaftaran masing-masing di website sscn.bkn.go.id. Dalam pengumuman seleksi CPNS pun sudah disampaikan bahwa setiap pelamar diwajibkan memantau perkembangan seleksi dalam website Pemkab Kediri.

“Sudah kita umumkan tadi (kemarin, Red) malam, sekitar pukul 00.06 WIB lewat BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan webnya Komimfo,” beber Sukadi.

Untuk diketahui, dalam formasi umum berkas yang masuk sebanyak 7.606 pelamar. Pelamar dari formasi umum yang dipastikan lolos dan bisa mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) berjumlah 3.814 orang. Sedangkan pelamar dari formasi umum yang tidak memenuhi syarat ada 3.792 orang.

Sementara itu, untuk formasi khusus tenaga honorer K-2 tak semuanya bakal terisi. Sebab, ada beberapa calon peserta tes di kelompok ini yang tak memenuhi syarat. Yang memenuhi syarat dan bisa mengikuti tes SKD sebanyak 44 orang tenaga honorer K-2. Sisanya, sebanyak 66 formasi dipastikan hangus.

Formasi Dokter Spesialis

Total                                        12 jabatan

Ada pelamar                                     5 jabatan

Tidak ada pelamar                            7 jabatan

Jabatan Dokter Spesialis yang Diminati  

·        Dokter spesialis anak

·        Dokter spesialis bedah

·        Dokter spesialis anestesi

·        Dokter spesialis mata

·        Dokter spesialis orthopedi

Jabatan Dokter Spesialis tanpa Peminat   

·        Dokter spesialis penyakit dalam

·        Dokter spesialis radiologi

·        Dokter spesialis THT

·        Dokter spesialis bedah syaraf

·        Dokter spesialis urologi

·        Dokter spesialis rehab medik

·        Dokter spesialis orthodonti

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia